Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Fakhri Husaini Akui Timnas Indonesia U-16 Dinaungi Keberuntungan

logo Goal.com Goal.com 09/07/2017

Pelatih timnas U-16 itu juga menyebut faktor lapangan rumput sintetis berpengaruh bagi performa timnya.

Fakhri sudah dibuat cukup puas oleh performa anak asuhnya. © 2017 Goal.com Fakhri sudah dibuat cukup puas oleh performa anak asuhnya.

OLEH MUHAMAD RAIS ADNAN

Tim nasional (timnas) Indonesia U-16 harus puas cuma mendapatkansatu poin pada laga perdana mereka di Piala AFF U-15 2017. Itusetelah, mereka hanya bermain imbang 2-2 dengan Myanmar U-16 diStadion IPE Chonburi Campus 2, Minggu (9/7) petang.

Setelah pertandingan, pelatih timnas U-16 Fakhri Husainimengakui timnya dinaungi keberuntungan pada laga ini. Sempat unggulcepat melalui gol Rendy Juliansyah, Myanmar mampu membalikkankedudukan menjadi 2-1.

Beruntung, di masa injury time babak kedua, Miftahul HusyenRahmatullah menyelamatkan Indonesia lewat golnya. "Kami merasaberuntung mendapatkan satu poin ini, itu melihat dari apa yangpemain tampilkan. Anak-anak bermain tidak seperti biasanya," ucapFakhri.

"Hal seperti ini juga yang kami rasakan ketika di Vietnam banyakpemain yang demam panggung di laga pertama. Ketika mental itu takseperti biasanya, semua pasti hilang. Baik itu teknik maupunpemahaman taktik pasti hilang," tambahnya.

SIMAK JUGA: Tak Ada Rasa Tegang Di Timnas U-16 Jelang Laga PerdanaLawan Myanmar

Di samping itu, Fakhri menyebut gol penalti yang didapatkanMyanmar seharusnya tak perlu terjadi. "Kalau saya menyebutnyamereka mendapatkan gol secara gratis. Seharusnya tak perlupelanggaran itu terjadi, karena posisi lawan juga sedang tidakmembahayakan. Kemudian, mereka cetak gol lagi, dan itu tak mudahmengangkat mental anak-anak," tutur mantan kapten timnas Indonesiaitu.

SIMAK JUGA: Gol Telat Selamatkan Timnas U-16

Bermain di lapangan rumput sintetis, masih menurut Fakhri, jugamemengaruhi performa tim Garuda Asia di laga ini. Dia menuturkan,para pemainnya seperti hilang sentuhan karena mereka selama masapersiapan tak berlatih di lapangan rumput sintetis.

"Setelah seleksi di Sawangan, kami tak lagi berlatih di rumputsintetis. Karena kami awalnya diberi tahu hanya bermain di lapanganrumput biasa. Kami baru dikasih tahu panitia saat manager meeting,Sabtu (8/7), dan tak ada jadwal uji coba lapangan resminya,"jelasnya.

Fakhri menambahkan, para pemainnya sudah harus melupakan hasildi laga ini dan menatap laga berikutnya melawan Thailand, 11 Julinanti. Thailand sendiri diketahui di waktu yang sama berhasilmenang atas Australia dengan skor 2-1.

"Apapun itu, kami apresiasi kepada pemain yang sudah berjuanghabis-habisan, ini menjadi pelajaran penting buat semua pemain.Masih ada peluang untuk kami lolos dari fase grup," pungkasnya.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon