Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Fakhri Husaini Tak Ragukan Kemampuan Menyerang Timnas Indonesia U-16

logo Goal.com Goal.com 14/08/2017

Namun, Fakhri mengakui masih ada beberapa hal yang mesti dibenahi timnya sebelum PPA U-16 2018.


Tim nasional (timnas) Indonesia U-16 terus bersiap secaramaksimal jelang mengikuti Pra Piala Asia (PPA) U-16 2018 diBangkok, Thailand, 16-24 September nanti. Pemusatan latihan punsudah digelar di Cijantung, Jakarta Timur.

Fakhri Husaini - Pelatih Timnas Indonesia U-16 © 2017 Goal.com Fakhri Husaini - Pelatih Timnas Indonesia U-16

Berbagai uji coba juga sudah dilakukan. Teranyar, mereka mampumengalahkan klub Trisakti FC, yang merupakan juara Piala Suratin2017 zona Jakarta dengan skor 3-2 di Stadion Atang Sutresna,Jakarta, Sabtu (12/8) lalu.

Berdasarkan evaluasi dari uji coba yang dilakukan, Fakhri senangdengan perkembangan yang ditunjukkan para pemainnya. Menurutnya,performa Rendy Juliansyah dan kawan-kawan lebih baik dibandingkanuji coba perdana ketika dikalahkan tim pelajar dengan skor tipis1-0.

"Tim lawan memberikan perlawanan dan tekanan yang bagus kepadakami, ini yang saya harapkan dalam suatu uji coba. Agar pemain bisabelajar dari situ. Menu latihan kami selama satu minggu ini adalahtransisi negatif. Babak pertama tidak begitu kelihatan, namunsetelah pergantian beberapa pemain hal tersebut terlihat," kataFakhri, seperti dikutip laman resmi PSSI.

SIMAK JUGA: Timnas U-16 Kembali Tanpa Hamsa Lestaluhu DiPPA

Lebih lanjut, Fakhri yang masih terus mencoba posisi baru untukbeberapa pemain masih menyimpan beberapa hal yang patut disorotiuntuk segera dibenahi. "Kalau masalah menyerang, saya sudah tidakragu lagi dengan tim ini. Para pemain punya kemampuan untuk itu,"tegasnya.

SIMAK JUGA: Timnas U-16 Agendakan Dua Uji CobaInternasional

"Catatan saya untuk pembenahan tim adalah, ketika kondisibertahan, hilang bola dan itu mesti direbut kembali, kreativitaspemain dan yang terakhir kekompakan serta komunikasi tim harusdibenahi lagi."

"Tadi saya cerita ke pemain, dahulu ketika saya bermain ditimnas karena saking kompaknya dengan rekan satu tim, tidak raguuntuk menyebut nama pemain lain dengan nama panggilan (misal:kancil) atau apalah itu. Saya mau di tim ini juga kompak dan akrabsatu dengan yang lainnya," jelas eks kapten timnas Indonesiaitu.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon