Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Felda United Didegradasikan Dari Kasta Tertinggi Malaysia

logo Goal.com Goal.com 04/12/2017
© 2017 Goal.com

Hal ini terjadi karena klub yang finis di posisi ketiga tahun ini tak memiliki lisensi sebagai syarat berkompetisi di Liga Super Malaysia musim depan.

Gelaran Liga Super Malaysia (MSL) musim depan dipastikan tanpaFelda United yang harus menerima keputusan untuk turun kasta kedivisi setingkat yang lebih rendah.

Langkah tegas ini diambil oleh Football Malaysia LimitedLiability Partnership (FMLLP) selaku operator kompetisi yangdibentuk pada 2015 lalu, yang menilai bahwa Felda United takmemenuhi syarat kelulusan lisensi untuk berpartisipasi di MSL.

Indonesia, Malaysia & Ranking FIFA Zona ASEAN

Keputusan degradasi klub sempat mewakili Malaysia di ajang PialaAFC tahun ini disampaikan langsung oleh pimpinnan eksekutif FMLLP,Kevin Ramalingam, Senin (4/12).

"Masalah ini sudah dipertimbangkan sangan serius dan anggotadewan FMLLP memutuskan tak memberi izin bagi pasukan Felda Uniteduntuk beraksi dalam MSL 2018 karena tak memenuhi syarat lisensi,"ungkap Ramalingam seperti dilansir Astro Awani.

Felda United menjadi klub kedua yang diputuskan turun kasta,setelah sebelumnya ada mantan skuat arahan Rahmad Darmawan, T-TeamFC, yang baru-baru ini berganti nama menjadi Terengganu II. Namunkasusnya berbeda, Terengganu II memohon untuk menjadi tim pelapisuntuk rival sedaerah mereka, Terengganu FA.

"Terengganu II juga terpaksa diturunkan karena permohonan merekayang ingin merestrukturisasi pasukan mereka menjadi hanya sekadartim pelapis [Terengganu FA]," lanjut Ramalingam.

Felda United sebenarnya merupakan salah satu klub yang memilikiprospek cerah lantaran sejak berdiri pada 2007 lalu, dengan latarbelakang profesional yang didukung oleh sebuah perusahaanpemerintah Malaysia di bidang pengembangan tanah. Runner-up MSLtahun lalu itu bahkan memiliki stadion privat modern berkapasitas25,000 kursi, bernama Tun Abdul Razak di Jengka, Pahang.

Hanya saja, Ramanlingam mengingatkan bahwa keputusan tegas yangdiambil bukan semata karena didasari rasa ingin menghancurkansebuah klub, namun bertujuan untuk mengangkat kembali kualitassepakbola Malaysia dan memberi pembelajaran bagi klub-klub lainbetapa pentingnya soal lisensi.

"Sekadar mencoba [mendapat lisensi] dan sudah mencoba adalah duahal yang jauh berbeda. Saya rasa semua pasukan sudah mencoba dengansegala upaya mereka dan jika kita memberi lisensi dengan hanyadasar percobaan, maka sepakbola kita tak akan maju," tegasnya.

"Saya rasa memang sudah saatnya kita mengambil langkah seriussoal masalah ini. Jika sekadar pengurangan poin dan pencegahantransfer musim lalu [bagi beberapa klub] masih tak membuat merekaberbenah, maka cara ini [pendegradasian] perlu dilakukan."

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon