Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Foto Yoda dan Raja Faisal Berdampingan, Arab Saudi Lakukan Ini

logo Tempo.co Tempo.co 27/09/2017 Tempo.co

TEMPO.CORiyadh – Pemerintah Arab Saudi memecat seorang pejabat senior di kementerian pendidikan setelah lembaga itu menerbitkan sebuah buku teks sekolah yang gambar editan yang menyandingkan mendiang Raja Faisal dengan karakter Yoda dari Star Wars.

Seperti yang dilansir Telegraph pada 26 September 2017, Menteri Pendidikan mengakhiri kontrak Sekretaris Program Pendidikan dan Kurikulum, Mohammed Attiyah al-Harthi, dan semua petugas terkait yang bertanggung jawab untuk meninjau dan menyetujui penerbitan buku itu.

Baca: Arab Saudi Segera Cabut Larangan Whatsapp dan Skype

 Keputusan ini dilakukan menyusul berbagai kesalahan yang ditemukan di buku teks lain, termasuk sejarah, kimia, bahasa Inggris dan pendidikan agama.

Pada pertengahan September, dunia pendidikan Arab Saudi dihebohkan dengan kemunculan foto kontroversial mendiang Raja Faisal dalam buku pelajaran. Foto raja ketiga Arab Saudi itu diedit sedang duduk berdampingan dengan Yoda, salah satu karakter dalam film seri Stars Wars. Yoda adalah tokoh yang menyimbolkan kebijaksanaan serta kesaktian di film waralaba populer itu.

Baca: Arab Saudi Alokasikan Dana untuk Rohingya Rp 200 Miliar

Gambar hitam-putih itu menunjukkan Raja Faisal sedang menandatangani Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 1945 dengan master Yoda, bertengger di sebelahnya. Buku tersebut tersebut telah ditarik dari peredarannya.

Sementara itu, pembuat gambar itu, Al-Shehri mengaku terkejut melihat gambar itu masuk di dalam buku teks sekolah. Awalnya dia menyadingkan raja dan Yoda karena keduanya sama cerdasnya. Dia juga beralasan warna kulit Yoda kehijauan mirip dengan warna di bendera Saudi.

Al Shehri menegaskan dia tidak bermaksud menyinggung raja, yang dipandang luas sebagai arsitek modernisasi Arab Saudi.

Menurutnya, gambar itu dibuatnya pada tahun 2013 sebagai bagian dari sebuah proyek yang bertujuan untuk 'memicu minat generasi muda Arab Saudi dengan sejarah' . Ini dilakukan  dengan menggabungkan budaya populer di film-film terkenal Amerika Serikat dengan peristiwa sejarah negara kerajaan itu.

TELEGRAPH | REUTERS

Lainnya dari Tempo.co

image beaconimage beaconimage beacon