Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Freddy Adu Ungkap Masalah Di Balik Kegagalannya Gabung Klub Polandia

logo Goal.com Goal.com 02/08/2017

Pemain yang pernah diprediksi akan menjadi bintang itu kini kesulitan mencari klub, ia bahkan ditolak oleh pelatih klub Polandia Sandecja Nowy Sacz.

Mantan pemain timnas Amerika SerikatFreddy Adu pergi ke Polandia dengan harapanbisa kembali menghidupkan karirnya, tapi ia justru mendapatkan infoyang mengecewakan dan menemui jalan buntu dalam usahanya untukkembali bermain.

Pemain yang kini telah berusia 28 tahun itu pernah menjadi salahsatu pesepakbola yang dianggap memiliki bakat besar atau disebutsebagai wonderkid ketika DC United menjadikannya atlet termuda yangpernah menandatangani kontrak profesional di Amerika Serikat pada2004.

Tapi sayangnya tekanan yang terlalu besar nampaknya membuat iamengalami kesulitan dalam mengembangkan karir. Adu kerapberganti-ganti klub. Sejauh ini ia telah membela 13 klub disembilan negara berbeda.

SIMAK JUGA: Taklukkan Jamaika, Amerika SerikatJuara Piala Emas 2017

Klub yang baru saja promosi ke kompetisi teratas PolandiaSandecja Nowy Sacz nyaris saja menjadi klub ke-14 dalam karir Adu.Namun ada hal yang membuatnya gagal bergabung dengan klubtersebut.

"Setelah saya keluar dari bandara saya tahu ada sesuatu yangtidak beres karena saya diminta berfoto dengan menggunakan syaltim," ungkap Adu seperti dikutip dari laporan jurnalis Goal IvesGalarcep.

"Saya telah menegaskan tidak ingin ada wartawan atau sesi fotodan sejenisnya tapi hal itu dihiraukan. Beberapa jam kemudian sayamengetahui sang pelatih memberikan komentar tentang saya, iamenyatakan tidak tahu jika saya akan datang atau mungkin sayamemang bukan pemain yang ia inginkan."

SIMAK JUGA: Karier Freddy Adu Kian Suram

Sebelumnya pihak Sandecja menyatakan akan mengambil keputusanterkait Adu setelah sang pemain menjadi tes medis, tapi pelatihklub Polandia itu Radoslaw Mroczkowski mengatakan tidakmenginginkan sang penyerang.

"Itu lelucon. Saya membaca di media tentang masa trialnya. Sayabertanya kepada direktur olahraga mengapa dia tidak memberi tahusaya apapun [tentang Adu]," ujar Mroczkowski kepadaSportowefakty.pl.

"Ia hanya mengirimkan pesan yang menyebutkan akan ada pemainyang menjalani trial dan itulah yang mereka tahu. Pihak pemasarantahu, para staf di klub ini tahu. Hanya pelatih yang tidak tahusiapa peserta trial tersebut."

Adu pergi ke Sandecja dengan harapan bisa menjalani masa trialyang sukses sehingga bisa mendapatkan tawaran kontrak.

Just wanted to let everyone know that I will not be signing withsandecja. I have been in a situation like this before in Monaco andit ...

— Freddy Adu (@FreddyAdu) 1 August2017

Ended badly. I havnt had a chance to train or do anything withthe team but I have to find the best situation for my career.

— Freddy Adu (@FreddyAdu) 1 August2017

Ia sebenarnya ingin terus berlatih tanpa mendapat sorotan.Sebelumnya Adu merasa ada beberapa klub yang hanya mendatangkannyademi tujuan mendapatkan perhatian media bukan karena memangtertarik pada kemampuannya di lapangan.

Adu menyadari hal tersebut kembali terjadi kepadanya ketika iamendapatkan banyak telepon dari media asal Polandia saat beradadalam perjalanan dari bandara menuju stadion. Situasi semakinmemburuk.

"Saya menunggu tiga jam di stadion hanya untuk bertemu dengandirektur teknik yang sedang mengadakan pertemuan dengan sangpelatih, dan ketika itu saya mengetahui mereka tidak berada dipemahaman yang sama," kata Adu.

"Saya tidak bisa berada di situasi seperti itu karena sayapernah merasakannya dan itu merupakan awal dari sebuahbencana."

Adu mendapatkan ketertarikan dari beberapa klub divisi duaPolandia saat ia berada di negara tersebut, tapi pengalaman yangburuk dengan Sandecja telah membuatnya merasa tidak nyaman dan iatelah siap kembali ke Amerika Serikat untuk mencari situasi yanglebih stabil.

© 2017 Goal.com

"Saya tahu, saya telah cukup lama tidak bermain dan harus segeramenemukan sebuah tim untuk kembali bermain, tapi itu harus terjadidi klub dan waktu yang tepat. Saya tidak boleh terburu-buru dankemudian tidak mendapatkan menit bermain yang saya butuhkan," ujarAdu.

Karir Adu sempat diprediksi akan bersinar. Di awal perjalanankarirnya ia sempat membela Benfica (2007-2011) dan AS Monaco(2008-2009) namun gagal menunjukkan performa terbaiknya. Terakhirkali ia bermain secara profesional adalah saat memperkuat Tampa BayRowdies yang berkompetisi di Liga Sepakbola Amerika Utara (NASL)pada 2016.

Adu pernah tampil memperkuat timnas Amerika Serikat pada periode2006 hingga 2011. Ia mencatatkan 17 penampilan dan mencetak dua goluntuk negaranya.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon