Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Gabung AC Milan Setelah Perkuat Inter Milan Dan Juventus, Leonardo Bonucci Ikuti Jejak Para Legenda

logo Goal.com Goal.com 15/07/2017

Bek berusia 30 tahun itu akan tercatat sebagai pemain kesepuluh yang pernah bermain untuk ketiga klub raksasa Italia tersebut.

Leonardo Bonucci telah sepakat untuk bergabungdengan AC Milan, ia datang setelah memutuskanmeninggalkan Juventus, dan pada awal karirnya ia juga pernahmembela Inter. Hal itu membuatnya tercatat sebagai pemain yangcukup langka.

Bek berusia 30 tahun itu akan tercatat sebagai pemain kesepuluhyang pernah bermain untuk tiga klub raksasa Italia, Inter,Juventus, dan Milan.

SIMAK JUGA - RESMI: Leonardo Bonucci Membelot Ke ACMilan

Ketiga klub itu adalah yang paling sukses di Italia sepanjangsejarah, 60 persen gelar juara kompetisi teratas Italia berada ditangan mereka.

Terdapat rivalitas besar di antara ketiga klub tersebut.Sehingga tidak banyak pemain yang pernah bermain untuk ketiga timitu.

© 2017 Goal.com

SIMAK JUGA: Mengapa Leonardo Bonucci TinggalkanJuventus Untuk AC Milan?

Sebelum Bonucci terdapat beberapa nama besar yang pernahmemperkuat ketiga klub tersebut. Nama-nama legenda Italia sepertiGuiseppe Meazza, Andrea Pirlo, dan Roberto Baggio pernahmelakukannya.

Begitupula para bintang dunia dari negara lain seperti ZlatanIbrahimovic, Edgar Davids, dan Patrick Vieira.

SIMAK JUGA: Sambutan Meriah Suporter AC Milan UntukLeonardo Bonucci

Nampaknya hanya para pemain spesial yang mampu bermain untukketiga klub besar Italia tersebut dalam karirnya.

Berikut adalah sembilan pemain yang pernah menjadi Bianconero,Nerazzurro, dan Rossonero:

ANDREA PIRLO [Inter 1998/2001, Milan 2001/11, Juventus2011/15]

Pirlo tumbuh sebagai suporter Inter, kepindahan sang gelandangdari Brescia menuju Nerazzurri pada 1998 merupakan suatu impianyang menjadi nyata baginya.

Namun Pirlo muda kala itu gagal menembus tim utama Inter, iahanya tampil dalam 22 laga di ajang Serie A dalam tiga musim. Iajuga sempat dipinjamkan ke Reggina.

Pirlo berlabuh di AC Milan dengan biaya transfer mencapai €17juta dan menyertakan Dražen Brnčić untuk menyeberang ke Inter.

Di Milan, Pirlo memainkan peran baru. Sebelumnya ia merupakangelandang serang tapi bersama Rossoneri ia berperan lebih dalamsebagai regista.

Pirlo pun berhasil berkembang hingga menjadi salah satugelandang terbaik di dunia bersama Milan. Ia berhasilmempersembahkan masing-masing dua gelar juara Serie A dan LigaChampions.

Jelang bergulirnya musim 2001/02 Inter memilih untuk melepassang gelandang. Pirlo kemudian justru menyeberang ke klub asal kotaMilan lainnya.

Akan tetapi setelah sepuluh tahun berkarir di Milan, Pirlokemudian tidak memperpanjang kontrak dan pindah ke Juventus secarabebas transfer pada 2011.

Bersama Juve, Pirlo juga mampu bersinar. Ia berperan vital dilini tengah Bianconeri dan mempersembahkan empat gelar juara SerieA dan satu trofi Coppa Italia untuk mereka sebelum hengkang ke NewYork City FC pada Juli 2015.

EDGAR DAVIDS [Milan 1996/97, Juventus 1997/2004, Inter2004/05]

Davids dikenal dengan penampilan tak kenal lelah, gaya rambutekstentrik, serta kaca mata yang ia gunakan saat bermain. Iamemainkan peran penting di lini tengah Juve era Marcello Lippi.

Akan tetapi, pertama kali gelandang asa Belanda itu menginjakkankaki di Italia adalah saat bergabung dengan Milan. Davids bergabungpada 1996 setelah membawa Ajax dua kali beruntun tampil di finalLiga Champions.

Davids memperkuat Milan selama 18 bulan, dan hanya tampil 19kali di liga. Ia kemudian pindah ke Juve pada Januari 1998.

Ia meraih kesuksesan di Turin dengan mempersembahkan tiga gelarjuara Serie A dan mencatatkan lebih dari 200 penampilan.

Davids kemudian hengkang ke Barcelona pada Januari 2004 sebagaipemain pinjaman, setelah hanya enam bulan berkarir di sana iakembali ke Italia untuk berlabuh di Inter secara bebastransfer.

Karirnya bersama Inter juga tidak lama. Pada Juli 2005 Davidsberkelana ke Inggris untuk memperkuat Tottenham Hotspur. Iakemudian juga sempat kembali ke Ajax sebelum mengakhiri karirnya diInggris untuk memperkuat Crystal Palace pada 2010 dan pensiun diBarnet pada 2014.

ZLATAN IBRAHIMOVIC [Juventus 2004/06, Inter 2006/09, Milan2010/12]

Penyerang yang memang dikenal kerap berganti klub ini berhasilmempersembahkan Scudetto untuk ketiga klub raksasa Italia tersebut,meski dua gelar yang ia menangkan di Turin kemudian dibatalkankarena skandal calciopoli.

Setelah bergabung dengan Juve dari Ajax dengan nilai transfer€16 juta, Ibrahimovic menjadi pemain penting di tim asuhan FabioCapello. Ia kerap menggeser sang kapten Alessandro Del Piero diposisi inti.

Penyerang berkebangsaan Swedia itu kemudian berhasil mencetak 26gol dalam 92 laga, tapi atas keinginannya sendiri ia memilihhengkang ke Inter setelah Juventus mendapatkan hukuman degradasi keSerie B.

Tiga musim bermain di Inter, Ibra selalu berhasil meraih gelarjuara Serie A di setiap tahunnya. Setelah itu ia hengkang keBarcelona dengan nilai transfer mencapai sekitar €70 juta.

Hubungannya yang kurang baik dengan sang pelatih Barca kala itu,Pep Guardiola, membuatnya tidak betah dan memutuskan kembali keItalia satu tahun kemudian.

Ibra dipinjamkan ke Milan selama satu musim. Di bawah arahanMassimilano Allegri, Ibra mencetak 21 gol dalam 41 laga dan membawaRossoneri menjuarai Serie A.

Milan kemudian merekrut Ibra secara permanen pada 2011 denganbiaya mencapai €24 juta. Ia berhasil mencetak 28 gol di ajang SerieA 2011/12 tapi itu tidak cukup untuk menghalangi Juve meraihScudetto.

Ibra kemudian dilepas ke Paris Saint-Germain dengan nilaitransfer €20 juta pada Juli 2012.

ROBERTO BAGGIO [Juventus 1990/95, Milan 1995/97, Inter1998/2000]

Kepindahan pemain bergaya rambut kuncir kuda itu ke Juventusmembuat para penggemar Fiorentina marah. Tapi Baggio mampu bersinarbersama Bianconeri lewat 115 gol dalam 200 laga dan mempersembahkangelar juara Serie A, Coppa Italia, dan Piala UEFA.

Kemunculan Alessandro Del Piero muda membuat posisi Baggioterdesak untuk pergi. Ia kemudian hengkang ke Milan dan suksesmembawa Rossoneri memenangkan gelar juara Serie A 1995/96.

Setelah menjalani musim kedua yang buruk, sang penyerang mencobauntuk bangkit dengan bergabung ke Bologna. Baggio kemudian suksesmencetak 22 gol dalm 30 laga di Serie A dan mendapatkan tempatuntuk tampil di bersama timnas Italia di Piala Dunia 1998.

Ia kemudian hengkang ke Inter. Baggio bermain selama dua musimbersama Nerazzurri sebelum bermain empat musim di Brescia danmemutuskan pensiun pada 2004.

CHRISTIAN VIERI [Juventus 1996-97, Inter 1999-2005, Milan2005-06]

Vieri mencetak 14 gol dalam 37 laga untuk Juventus pada musim1996/97 dan membantu klub meraih Scudetto.

Sang penyerang kemudian dijual ke Atletico Madrid dengan nilaitransfer mencapai sekitar €18 juta, setelah mencetak 24 gol dalam24 laga di ajang La Liga Spanyol, Vieri kembali ke Italia untukmembela Lazio.

Setelah menjalani musim yang sukses di klub asal kota Roma itu,Vieri hengkang ke Inter dan menciptakan rekor transfer itu yangbernilai €49 juta.

Vieri tampil tajam dalam enam musim memperkuat Inter, iamembantu Nerazzurri menjuarai Coppa Italia 2005. Setelah itu iapindah ke Milan untuk menjalani musim 2005/06.

Sejak saat itu ia tidak mendapatkan banyak kesempatan bermain,Vieri hanya mencetak satu gol dalam delapan laga di ajang Serie Adalam enam bulan memperkuat Milan.

Vieri kemudian lebih sering berganti klub. Ia sempat bermainuntuk AS Monaco, Sampdoria, Atalanta, dan Fiorentina, sebelumpensiun pada 2009.

PATRICK VIEIRA [Milan 1995-96, Juventus 2005-06, Inter2006-10]

Meski punya kesempatan bermain untuk tiga klub terbaik diItalia, Vieira tidak mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya selamabermain di negara tersebut.

Gelandang asal Prancis itu hanya bermain dua kali untuk Milansetelah dierkrut dari Cannes pada 1995. Satu tahun kemudian iahengkang ke Arsenal dengan nilai transfer £3,5 juta.

Ia kemudian bermain selama sembilan musim di Liga Primer Inggrisitu, dalam periode tersebut Vieira mampu menjelma menjadi salahsatu gelandang terbaik dunia. Pemain yang turut membawa Prancismenjuarai Piala Dunia 1998 dan Euro 2000 itu lalu melanjutkankarirnya di Juventus pada musim 2005/06.

Vieira tidak bisa menampilkan performa terbaiknya di sana karenadiganggu masalah cedera kunci paha. Ia turut membantu Juve meraihscudetto namun gelar itu kemudia dicabut karena skandalcalciopoli.

Sang gelandang kemudian menghabiskan empat musim bersama Inter.Tapi Vieira tidak pernah bisa mencatatkan lebih dari 20 penampilandalam satu musim di ajang Serie A, meski Nerazzurri sukses menjadijuara empat tahun secara beruntun.

Mantan kapten Arsenal itu kemudian kembali ke Inggris untukbergabung dengan Manchester City dan pensiun di sana pada akhirmusim 2010/11.

ALDO SERENA [Inter 1978-79, 81-82, 83-84, 87-91, Milan 1982-83,1991-93, Juventus 1985-87]

Dengan empat periode memperkuat Inter dan dua periode bersamaMilan, Serena tercatat sebagai pemain yang paling sering pindah diantara ketiga klub tersebut.

Setelah meraih Scudetto bersama Inter dan Juve, ia meraih gelarjuara liga dua kali secara beruntun bersama Milan era FabioCapello.

Serena merupakan Capocannoniere saat membawa Inter meraihScudetto pada 1989, ia juga memenangkan Piala UEFA saat memperkuatNerazzurri.

ENRICO CANDIANI [Inter 1937-46, Juventus 1946-47, Milan1949-50]

Candiani bermain dalam lebih dari 200 laga bersama Inter, iamemenangkan Coppa Italia pada 1939 dan Scudetto 1940. Setelahmeninggalkan Nerazzurri ia mencetak 15 gol dalam 35 laga dalam satumusim memperkuat Juventus, sebelum menghabiskan dua tahun bersamaPro Patria.

Ia kemudian juga sempat bermain satu musim untuk Milan, sebelummenghabiskan sisa karirnya di Livorno dan Foggia.

GUISEPPE MEAZZA [Inter 1927-40, 46-47, Milan 1940-42, Juventus1942-43]

Meazza merupakan seorang legenda yang namanya secara resmimenjadi sebutan untuk kandang Inter, Stadio Guiseppe Meazza.

Dia mencetak 241 gol dalam 348 laga untuk Inter, dan memenangkantiga gelar juara Serie A, sebelum bermain dalam 37 laga untukMilan.

Meazza kemudian menghabiskan satu musim karirnya di Juventus,sebelum kembali ke Inter setelah sempat memperkuat Varese danAtalanta.

Ia merupakan salah satu permain terbaik Italia. Meazza turutmencetak 33 gol dalam 53 penampilannya memperkuat tim Azzurri danmemenangkan Piala Dunia pada 1934 dan 1938.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon