Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Gagal Juara, Luis Milla Tetap Puji Mentalitas Timnas Indonesia

logo Goal.com Goal.com 5 hari lalu

Pelatih asal Spanyol itu melihat banyak hal positif dalam skuat Garuda meski akhirnya gagal menjadi pemenang turnamen Aceh World Solidarity Cup 2017.


© 2017 Goal.com

Indonesia harus puas menjadi runner-up Aceh World Solidarity Cup(AWSC) 2017 usai ditundukkan Kyrgyzstan dengan skor 1-0 di stadionHarapan Bangsa, Aceh (6/12). Indonesia hanya mengumpulkan enamangka dari tiga laga.

Pelatih asal Spanyol, Luis Milla mengaku mendapat banyakpelajaran dari tim yang bermain seperti Kyrgyzstan. Meskipunmenurutnya Evan Dimas dan kawan-kawan tidak kalah kelas biladibandingkan dengan mereka.

"Kyrgyzstan bermain sangat kompetitif. Mereka punya pemain yangsangat tangguh di areanya, tinggi besar dan bertahan sangat baik.Ketika menyerang mereka bisa melukai kita. Kami menghadapi lawanyang kuat dan ketika menghadapi lawan yang seperti ini kita harusmencari solusi yang lebih cepat," ujarnya pasca laga.

"Dalam beberapa kesempatan kita bisa menyerang mereka, tetapitidak bisa terjadi gol. Tetapi disini konklusinya adalah positif.Kita masih harus terus belajar lagi."

Selain itu, Milla memuji mentalitas anak asuhnya yang tetapmencoba segala cara di sisa waktu yang ada. Meskipun hasilnya tetaptidak sesuai harapan.

"Tadi kita melakukan dua pergantian ofensif, kita mencoba untukmenekan dan disitulah saya rasa mental mereka sangat kuat. Merekapantang menyerah mereka dan tidak ada satu pemain pun yang sayalihat di lapangan, menurunkan tangannya atau menyerah. Sampai detikakhir kita selalu percaya kita bisa memenangkan pertandingan,"imbuhnya.

Selain itu, eks pelatih Spanyol U-21 tersebut merasa mendapatkankeinginannya selama berlaga di AWSC. Nyaris seluruh penggawabermain kecuali Bagas Adi Nugroho serta dua kiper, Awan Setho danKartika Ajie.

"Saya senang dari pertandingan hari ini kita mendapatkan banyakanalisis (kekurangan) karena ini seperti laga final ada tekanan disana. Saya merasa kita melakukan turnamen yang sangat bagus. Kitasudah mendapatkan apa yang kita inginkan dari pemain," pungkasnya.(gk-62)

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon