Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Ganda Putri Pelatnas Saling Curhat di Acara Gathering

logo tribunnews.com tribunnews.com 17/01/2017 Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM - Para ganda putri Indonesia mengeluarkan uneg-unegnya dalam acara Gathering Tim Ganda Putri Pelatnas.

Dilansir oleh laman PBSI, para atlet juga mengadakan sharing session dimana tiap atlet boleh mencurahkan isi hatinya selama bergabung dengan tim ganda putri pelatnas.

Awalnya pemain masih malu-malu mengutarakan pendapat mereka, tetapi lama kelamaan mereka akhirnya mau ‘buka-bukaan’, baik kepada pelatih, senior, junior ataupun pasangan main sendiri.

Buat pelatih, ini menjadi sarana untuk mengetahui kondisi tim ganda putri saat ini. berangkat dari sini, mereka pun tahu situasi tim dan apa yang harus dilakukan.

“Saya senang banget ya ada sesi seperti ini, apalagi buat pemain baru seperti saya. Semalam jadi bisa ngeluarin unek-unek, soalnya disuruh pelatih juga, jadi mau nggak mau harus diungkapkan,” kata Febriana Dwipuji Kusuma, pemain termuda di pelatnas.

Pemain Ganda Putri Pelatnas © PBSI Pemain Ganda Putri Pelatnas

“Memang saya orangnya nggak enakan, saya suka minta maaf terus sama pasangan main kalau saya mainnya lagi jelek. Tetapi saya nggak bisa marah kalau pasangan saya main jelek, karena saya kalau marah malah nggak bisa main,” tambah atlet kelahiran 19 Februari 2001 ini.

Dalam kesempatan ini, dua pemain senior, Greysia Polii dan Nitya Krishinda Maheswari juga berbagi pengalaman dan memberi masukan kepada junior-junior mereka. Ada kalanya suasana jadi mengharu biru hingga Nitya menitikkan air mata saat menceritakan perjuangannya dan Greysia menjadi ganda putri papan atas. Setelahnya, Greysia menghampiri Nitya dan merangkul mantan pasangan mainnya tersebut.

“Saya dan kak Ge (Greysia) yang sudah tidak muda lagi, tetapi kami masih punya semangat tinggi untuk berprestasi, jadi kalian yang muda-muda harusnya lebih semangat lagi,” kata Nitya dihadapan tim ganda putri.

“Kak Nitya dan kak Greysia memang menjadi panutan buat kami, mereka menjadi contoh yang baik untuk kami, karena semangat mereka luar biasa,” komentar Febriana soal kedua seniornya tersebut.

Pada hari kedua gathering, tim ganda putri mengikuti program latihan fisik berupa lari keliling desa dan air terjun di sekitar villa. Selain itu, tim ganda putri hari ini juga akan mengikuti sejumlah permainan dengan esensi berbeda dari sebelumnya.

Lainnya dari tribunnews.com

tribunnews.com
tribunnews.com
image beaconimage beaconimage beacon