Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Inasgoc Akan Buka Seleksi Puluhan Ribu Volunter

logo tribunnews.com tribunnews.com 25/07/2017 Reynas Abdila
logo Asian Games 2018 © ist logo Asian Games 2018

TRIBUNNEWS.COM - Ajang olahraga akbar Asian Games 2018 Jakarta-Palembang bakal diikuti 15 ribu atlet dan ofisial dari 45 negara serta diliput sekitar 8.000 media.

Demi kelancaran acara, Panitia Penyelenggara Asian Games (Inasgoc) membutuhkan tenaga pendukung yang tak hanya berjumlah besar, tapi memiliki kemampuan memadai.

Kebutuhan volunter yang harus disediakan panitia pelaksana Asian Games 2018 mencapai 30 ribu sukarelawan dan tenaga lapangan.

Mereka harus memiliki kompetensi bidang-bidang yang ada, seperti hospitality, akomodasi, media dan public relations, transportasi, tehnologi informasi, dan banyak lagi.

Departemen Human Resources Developmen (HRD) Inasgoc dalam waktu dekat akan menggelar kegiatan seleksi para tenaga pendukung tersebut.

Meski pelaksanaan Asian Games 2018 masih 17 bulan lagi, hal tersebut dilakukan untuk menunjang test event 10 cabang olahraga yang akan digelar November 2017 di Jakarta.

Test event yang mempertandingkan cabang panahan, bulutangkis, sepakbola, bola voli, angkat besi, tinju, taekwondo, pencak silat, dan bola basket akan menjadi uji coba para sukarelawan dan tenaga lapangan dalam melayani para duta olahraa Asia tersebut.

"Saat ini kami ditahap rekapitulasi jumlah kebutuhan volunter dan tenaga lapangan di setiap departemen di INASGOC. Hingga saat ini kebutuhan yang sudah terdata mencapai 15 ribu untuk test event dan Asian Games. Saat pelaksanaan puncak nanti dibutuhkan 30 ribu," ujar Nur Ali, Direktur HRD INASGOC.

Dari data yang sudah terkumpul, departemen yang membawahi perkampungan atlet tercatat memerlukan jumlah terbesar, yakni 4.700 orang.

Media dan Public Relations butuh sekitar 1.750 orang, international relations (1.560) dan environment (1.450).

"Jika mengacu dari ajang Asian Games sebelumnya, kualifikasi volunter dan tenaga lapangan yang diperlukan harus memenuhi standar yang diminta, seperti penguasaan bahasa asing, komputer, atau tehnologi. Jika ada yang sudah punya pengalaman, maka itu lebih baik," tambahnya.

Lainnya dari tribunnews.com

tribunnews.com
tribunnews.com
image beaconimage beaconimage beacon