Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Inasgoc Berharap Keputusan Dipertandingkannya 36 Cabor di Asian Games Rampung Bulan Ini

logo tribunnews.com tribunnews.com 27/03/2017 Muhammad Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Inasgoc, Erick Thohir mengatakan, pihaknya belumm dapat memastikan cabang olahraga mana yang tidak akan digunakan dalam Asian Games 2018.

Meski begitu, dirinya berharap jumlah pertandingan ‎yang akan dipertandingkan dalam Asian Games 2018 sudah dapat dipastikan secepatnya.

"36 cabang olah raga harus diputuskan sesegera mungkin. Kita masih nunggu 36 usulan kita diterima (OCA)," kata Erick di Gedung DPR, Jakarta, Senin (27/3/2017).

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) itu, kalau bisa diputuskan bulan ini 36 cabang olahraga yang dipertandingkan ‎itu lebih baik.

"Kalau bisa satu bulan kenapa mesti nunggu lagi. Kan negara lain juga harus melakukan persiapan. Kita juga persiapan," ujarnya.‎

Pemerintah telah memastikan jumlah cabang olah raga yang akan dipertandingkan dalam Asian Games 2018. Sebanyak 36 cabang olah raga telah dipastikan akan digelar dalam kejuaraan olah raga terbesar di Asia itu.

"Kita putuskan 36 (cabang olah raga), sama dengan (Asian Games) Incheon," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantor KOI, Jakarta, Sabtu (25/3/2017).

Menurut pria yang akrab disapa JK itu, bukan tanpa pertimbangan pemerintah memutuskan ‎hanya 36 cabang olah raga yang akan dipertandingkan di Asian Games 2018.

BANTINGAN EMAS - Pejudo Jabar Bayu Pratama (biru) melakukan bantingan terhadap lawannya pejudo Jabar Fahmi Nur Taufiq (putih) pada final kelas -66 kg cabang olahraga judo Peparnas XV/2016 Jabar di GOR Pajajaran, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Selasa (18/10/2016). Bantingan Bayu itu berbuah kemenangan merebut medali emas, sedangkan lawannya Fahmi yang juga dari Jabar harus puas dengan medali perak. Medali perunggu di nomor ini diraih pejudo Jambi, Adriadi dan pejudo Kepulauan Riau, Ependi. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN © TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN BANTINGAN EMAS - Pejudo Jabar Bayu Pratama (biru) melakukan bantingan terhadap lawannya pejudo Jabar Fahmi Nur Taufiq (putih) pada final kelas -66 kg cabang olahraga judo Peparnas XV/2016 Jabar di GOR Pajajaran, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Selasa (18/10/2016). Bantingan Bayu itu berbuah kemenangan merebut medali emas, sedangkan lawannya Fahmi yang juga dari Jabar harus puas dengan medali perak. Medali perunggu di nomor ini diraih pejudo Jambi, Adriadi dan pejudo Kepulauan Riau, Ependi. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN

Hal itu menurut JK, sebagai acuan dalam melaksanakan penyelengaraan Asian Games dengan efektif dimana mempertimbangkan biaya dan peluang dalam perolehan medali.

"Tentu kriteria cabang olah raga yang dipilih indonesia berdasarkan hak kita untuk hasilkan medali. Kalau ada cabang olah raga besar ongkosnya tapi tidak berpeluang kita dapat medali, kita kurangi," ujarnya.

Lainnya dari tribunnews.com

tribunnews.com
tribunnews.com
image beaconimage beaconimage beacon