Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Ini Alasan Kenapa Thailand Belum Perpanjang Kontrak Kiatisuk

logo Liputan 6 Liputan 6 21/12/2016
20161213-Jelang Final Piala AFF 2016, Pelatih Timnas Indonesia dan Thailand Beri Keterangan Resmi-Jakarta © Pelatih Thailand, Kiatisuk Senamuang saat memberi keterangan jelang laga final pertama melawan Indon... 20161213-Jelang Final Piala AFF 2016, Pelatih Timnas Indonesia dan Thailand Beri Keterangan Resmi-Jakarta

Liputan6.com, Jakarta Masa depan pelatih Thailand, Kiatisuk Senamuang, masih belum menentu. Setelah membawa War Elephants menjuarai Piala AFF 2016, pelatih yang dijuluki Zico itu belum juga mendapat tawaran perpanjangan kontrak dari Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT).

Padahal kontraknya sudah akan berakhir Februari 2017 nanti. Presiden FAT, Somyot Poompanmoung, seperti dilansir thethao, juga belum bersedia membocorkan sikap asoiasi terhadap Kiatisuk. Sebab menurutnya, Thailand kini punya target yang lebih tinggi.

"Kami membuat setiap upaya terbaik untuk membuat sepak bola Thailand lebib baik. Tim ini sudah waktunya untuk melangkah ke tingkat berikutnya di luar Asia Tenggara. Ini waktunya timnas Thailand punya item terget yang baru," kata Poompanmoung.

"Apapun bisa terjadi. Tetap berlanjut atau berpisah, saya belum bisa berkomentar saat ini," ujarnya menambahkan.

Saat didesak mengenai kontrak baru Kiatisuk, Poompanmoung menyerahkannya kepada fans. "Saya hanya ingin bertanya kepada fans, apakah mereka ingin melihat tim ini melangkah lebih jauh atau cukup berhenti di sini saja," katanya.

Sejauh ini, Kiatisuk merupakan salah satu pelatih tersukses di Asia Tenggara. Pria kelahiran 1973 itu menjadi sosok yang paling banyak memenangkan trofi AFF. Tiga gelar diraihnya saat masih jadi pemain, sedangkan dua lagi diraih saat jadi pelatih.

Terbaru, Kiatisuk berhasil membawa War Elephants menjuarai Piala AFF 2016. Sempat kalah di final leg pertama dengan skor 1-2 dari Indonesia, Kiatisuk membakar semangat pasukannya dan berbalik unggul 2-0 pada leg kedua di Stadion Rajamangala, Bangkok.

Namun 'sihir' Kiatisuk tidak berlaku di babak penyisihan Piala Dunia 2018. Di ajang ini, Thailand hanya mampu meraih satu hasil imbang dari 5 laga yang dijalani. Satu-satunya poin yang sudah dikantongi Thailand berasal dari hasil imbang 2-2 lawan Australia.

Wajar bila akhirnya, FAT masih ragu untuk memperpanjang kontrak Kiatisuk. Belakangan sempat beredar rumor yang menyebutkan, FAT tengah mengincar mantan pelatih timnas Argentina, Alejandro Sabella yang langsung dibantah oleh Poompanmoung.

"Saya tidak berkomunikasi dengan pelatih asal Argentina. Sampai saat ini, kami tidak berkomunikasi dengan pelatih asing. Tawaran terakhir untuk pelatih asing adalah dari Jepang untuk timnas U-19 Thailand," katanya. 

Sebelumnya, usai mengalahkan Indonesia di final AFF 2016, Kiatisuk sempat bercerita mengenai permintaan sejumlah fasn Indoensia agar melatih tim Merah Putih. Meski tidak menutup pintu, tapi Kiatisuk masih mengutamakan timnas Thailand. Kepada wartawan, Kiatisuk juga menjelaskan mengenai pekerjaannya yang belum tuntas, yakni sisa babak penyisihan Piala Dunia 2018.

"Terima kasih kepada fans Indonesia. Banyak yang minta saya melatih Indonesia. Tapi saat ini saya masih ingin bersama timnas Thailand. Kami masih ada pertandingan kualifikasi Piala Dunia (2018 zona Asia)," kata Kiatisuk.

"Mungkin (bisa saja) suatu saat nanti, jika saya sudah tidak dipercaya lagi (menangani Thailand). Ini sudah menjadi kehidupan pelatih profesional," kata Kiatisuk. (Simak berita lengkap:Kejutan, Kiatisuk Buka Peluang Latih Timnas Indonesia)

LAINNYA DARI LIPUTAN 6

image beaconimage beaconimage beacon