Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Iwan Setiawan Puji Kepemimpinan Wasit

logo Goal.com Goal.com 14/10/2017

Juru taktik Borneo FC ini meyakini wasit seperti Akrami bisa memperbaiki sepakbola nasional.

Pelatih BorneoFC Iwan Setiawan memuji kepemimpinan wasit asal Iran HasanAkrami setelah Pesut Etam berhasil mencuri poin dengan bermainimbang 1-1 melawan Madura United di Stadion Gelora Ratu Pamellingan, Jumat (13/10)malam WIB.

Dalam pertandingan yang berakhir dengan kericuhan suporter ini,suporter Madura United sempat masuk ke dalam lapangan, danmelepaskan tendangan kung fu. Suporter juga melakukan pengrusakanterhadap fasilitas stadion.

Bukan itu saja. Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB)yang menaungi klub, Ziaul Haq, juga mendatangi jajaran wasitsetelah laga berakhir, dan melepaskan makian.

Pelatih Persebaya Iwan Setiawan. © 2017 Goal.com Pelatih Persebaya Iwan Setiawan.

Kendati demikian, Iwan memberikan pujian kepada wasit.Menurutnya, Akrami telah menjalankan tugasnya dengan baik. Iwan taksegan menyebut wasit seperti Akrami bisa memajukan persepakbolaanIndonesia.

“Menurut saya ini proses pembelajaran sepakbola Indonesia. Wasitsangat luar biasa. Selama saya berada di sepakbola Indonesia, inisalah satu wasit terbaik yang pernah memimpin di Liga Indonesia,”ujar Iwan.

“Sekarang tinggal bagaimana kami menyikapi sikap wasit yangseperti ini. Tapi jujur saya pribadi apresiasi untuk wasit danjajarannya. Ini kebangkitan sepakbola Indonesia.”

“Seandainya pertandingan-pertandingan ke depan dipimpin wasitseperti ini, saya yakin sepakbola Indonesia akan maju. Banyakcontoh hasil dari kompetisi Indonesia justru merugikan timnas dilaga internasional. Ini penting sekali sebagai langkah awalsepakbola Indonesia yang lebih baik.”

Sementara itu soal hasil pertandingan, mantan pelatih PersebayaSurabaya tersebut mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya. Iwanmenyebut keberhasilan mengunci pergerakan lawan sebagai penyebabmereka meraih satu poin.

“Pemain bermain sangat disiplin. Kami sangat menjaga ruang, danjarak individu pemain lawan. Kami tahu, karena pemain mereka banyakyang punya penetrasi kuat, ada Slamet Nurcahyo, Greg Nwokoloataupun Bayu Gatra yang bisa melakukan penetrasi. Jadi kami matikandi situ,” beber Iwan. (gk-62)

A post shared by Goal Indonesia(@goalcomindonesia) on Oct 13, 2017 at 7:41am PDT

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon