Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Jakarta Matador Fighting Club (JMFC) Resmi Berdiri

logo tribunnews.com tribunnews.com 09/07/2017 Toni Bramantoro

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sudah berdiri satu wadah untuk berhimpunnya pencinta olahraga beladiri.

Jakarta Matador Fighting Club (JMFC) menjadi tempat bagi penyatuan visi komunitas, baik pelaku dan penggemar, dari muaythai, karate, judo, tinju, dan sebagainya.

Jakarta Matador Fighting Club (JMFC) kedepannya diharapkan bisa ikut berperan dalam upaya meningkatkan kemampuan para atletnya, termasuk kesejahteraannya.

"JMFC bisa menjadi semacam camp yang menaungi atlet dari berbagai cabor olahraga beladiri," ungkap H. Heru Pujihartono, Presiden JMFC Indonesia, Minggu (9/7/2017).

Jika akronim JMFC ini mengingatkan pada Jakarta Matador Football Club, itu memang tidak keliru.

Nama Heru Pujihartono sudah melekat dengan Jakarta Matador Football Club yang akronimnya juga adalah JMFC.

Agung Saputra Jadi Wakil Jakarta Matador Fighting Club di One Pride MMA bersama Pimpinan Manajemen Matador © ist Agung Saputra Jadi Wakil Jakarta Matador Fighting Club di One Pride MMA bersama Pimpinan Manajemen Matador

Jakarta Matador Football Club menaungi tim sepakbola putra Jakarta Matrador yang berbasis di Surabaya, dan tim putri Jakarta Matador yang dikonsentrasikan di Jember.

Tim putra Jakarta Matador mulai eksis tahun 2012, sementara tim putrinya baru dibentuk 2015.

Pada 2014, tim putra Jakarta Matador bahkan sudah berkiprah di Kompetisi Divisi I Liga Indonesia.

Apalagi yang mendorong Heru Pujihartono kini mendirikan JMFC untuk wadah atlet beladiri kalau bukan kecintaannya yang luar biasa pada olahraga.

Jakarta Matador Fighting Club (JMFC) resmi berdiri 3717, merujuk pada 3 Juli 2017.

"Sebenarnya sudah lama saya ingin punya semacam klub untuk menaungi olahraga beladiri ini, apalagi istri juga mendukung," ujar penyandang Dan-1 Kyunshinkhan-kan itu.

Heru Pujihartono dan istrinya, Resti Nendia, mengelola perusahaan katering yang sudah dikenal di ibukota, Nendia Primarasa.

Pada gambar di atas, Heru Pujihartono (ketiga diri kiri) bersama istrinya, Resti Nendia, Dwi Nur Anggraeni (sekretaris tim), Agung Saputra (atlet gulat), Arlende Gillian (dari Lotto), dan David Ramli (pelatih muaythai).

Lainnya dari tribunnews.com

tribunnews.com
tribunnews.com
image beaconimage beaconimage beacon