Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

James Rodriguez, Transfer Galactico Hemat Ala Bayern Munich

logo Goal.com Goal.com 12/07/2017

Bayern Munich membuat kejutan besar dengan meminang James dari Real Madrid, dan mereka melakukannya tanpa harus menggelontorkan dana bombastis.

OLEH DEDE SUGITA Ikuti di twitter

Nyaris tidak ada rahasia yang tertutup rapat di era modern ini.Dalam konteks bursa transfer di sepakbola, segala gerak-gerik klubmudah terendus media.

Jadi, merupakan sebuah kejutan besar Bayern Munich mampubergerilya di bawah radar untuk menggandeng James Rodriguez. Tanpa ba-bi-bu, klub raksasaBundesliga tersebut mengumumkan perekrutan sang bintang Kolombiadari Real Madrid, Selasa (11/7) kemarin.

Jagat sepakbola gempar. Publik terperanjat: “Kok bisa?”

Maklum, selama ini Rodriguez lebih sering dihubung-hubungkandengan Chelsea, Manchester United, Juventus, maupun ParisSaint-Germain. Namun, alih-alih berlabuh ke Liga Primer Inggris,James memilih terbang menuju Jerman.

SIMAK JUGA: James Rodriguez Resmi Berkostum BayernMunich

Yang istimewa, Bayern tidak harus sampai “membobol bank” gunamerealisasikan transfer ini. James diboyong dengan kontrakpeminjaman dua tahun plus opsi kepemilikan permanen. Menurutlaporan Sport Bild, biaya peminjaman si pemain adalah €5 juta permusim, dan Bayern perlu merogoh kocek €35,2 juta untukmempermanenkannya.

Sekilas nilai total lebih dari €45 juta memang tidak kecil, tapibila melihat harga yang awalnya dipatok Madrid untuk James di angka€78 juta – tidak jauh dari harga belinya sebesar €80 juta dari ASMonaco pada 2014 – Bayern telah mengambil langkah transfer brilianyang relatif hemat. Die Roten menjaga kewarasan mereka di pasaryang kian menggila.

© 2017 Goal.com

Faktor Carlo Ancelotti jelas memainkan peranan besar dalamkeputusan James mengiyakan pinangan The Bavarians dan menampikgodaan klub-klub EPL dengan segala keglamorannya.

"Perekrutan James Rodriguez adalah keinginan besar dari pelatihkami, Carlo Ancelotti, setelah keduanya sukses bekerja sama di RealMadrid," ungkap Karl-Heinz Rummenigge selaku ketua eksekutifBayern.

“James adalah pemain yang serbabisa. Dia mencetak banyak goljuga menciptakan assist dan mahir mengeksekusi bola mati. Takdiragukan, kami telah meningkatkan kualitas skuat kami dengantransfer ini."

Tak sedikit yang mencap si kidal dari Kolombia sebagai Galacticoyang gagal di Madrid, tetapi sejatinya James hanya kurangmemperoleh kesempatan. Selama tiga tahun dirinya berkostum LosBlancos, pemain yang piawai berperan sebagai gelandang serangataupun winger di kedua sisi lapangan ini paling banyak mengoleksipenampilan di bawah Ancelotti pada 2014/15. Main 46 kali di seluruhkompetisi, James membalas keyakinan Don Carletto denganmenyumbangkan 17 gol plus 18 assist.

Torehan itu ternyata tidak cukup untuk membantu Jamesmempertahankan posisi inti setelah tongkat kepelatihan berpindahtangan kepada Rafael Benitez kemudian Zinedine Zidane. Kepercayaanpada topskor Piala Dunia 2014 ini bahkan cenderung terus merosotbersama dua pelatih yang sama-sama gemar melakukan rotasitersebut.

Dari 29 laga sebagai starter di La Liga Spanyol 2014/15, jumlahaksi James dalam starting XI menurun menjadi 17 pada 2015/16, dananjlok lagi ke hanya 13 musim lalu. James toh tetap sanggupmemberikan kontribusi besar di tengah minimnya kans untuknya.

Selain mengemas delapan gol dan enam assist, Opta mencatat Jamessebagai pemain Madrid dengan jumlah kreasi peluang terbanyak keduadi La Liga musim lalu. Menciptakan 44 kans, eks penggawa Porto inihanya kalah dari Toni Kroos (80). Padahal ia cuma mengumpulkan 1179menit bermain, sementara Kroos 2501.

Keterbatasan jatah tampil pada akhirnya bikin James tak tahan.Kebijakan rotasi Zidane membuatnya frustrasi, terutama setelahnamanya sama sekali tidak dicantumkan dalam skuat matchday untukpertandingan final Liga Champions kontra Juventus.

Genap berulang tahun ke-26 pada Rabu (12/7) ini, James mulaimenginjak usia prima pesepakbola dan ia membutuhkan lahankesempatan luas untuk mencapai puncak performa. Reuni denganAncelotti bisa mengantar Galactico yang sempat layu ini kembaliterbang tinggi, dan Bayern boleh tersenyum puas telah merampungkansatu lagi transfer efisien.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon