Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Jelang Naik Podium, Dovizioso dan Marquez Dorong Dorongan di Parkiran

logo JPNN JPNN 13/08/2017

alapan MotoGP Austria di Red Bull Ring, Spielberg, Minggu (13/8) malam WIB berjalan penuh ketegangan, terlebih di lap-lap terakhir. Andrea Dovizioso akhirnya finis pertama disusul Marc Marquez di tempat kedua. Jarak antara Dovizioso dan Marquez masuk finis hanya 0,176 detik.

Duel kedua pembalap sudah terjadi sejak lap pertama, namun baru terasa saat race menyisakan 13 (dari 28) lap lagi.

© Disediakan oleh jpnn.com

Ya, Dovizioso yang menunggangi Ducati dan Marquez dengan Kuda Besi Honda-nya baru memisahkan diri dengan pembalap lain di 13 lap tersisa.

Aksi saling salip dilakoni kedua pembalap. Dovizioso dan Marquez mempertaruhkan gengsi dan juga nyawa untuk finis pertama di seri ke-11 MotoGP musim ini.

Puncaknya terjadi di lap terakhir, di tikungan terakhir. Marquez yang terus menempel ban belakang Dovizioso mendapat momentum nekat untuk menyalip Dovizioso.

Gila! Marquez masuk dari dalam dan sempat membuat Dovizioso melebar 'se-angin'. Mereka nyaris bersenggolan. Roda depan Dovizioso hampir mencium ban belakang Marquez.

Namun Marquez kembali dengan posisi tak sempurna. Si juara bertahan MotoGP itu melebar, sangat tipis. Kesempatan itu dimanfaatkan Dovizioso untuk meluruskan motornya dan menyalip Marquez.

Dovizioso akhirnya finis pertama. Saat victory lap, Marquez dan Dovizioso sempat tos, menempelkan kepalan tangan.

Di parkiran tiga motor yang ridernya berhak naik ke podium, tertangkap sebuah momen unik. Saat Dovizioso berbicara dengan krunya, Marquez menghampiri ingin memberi selamat.

Marquez menyentak Dovizioso sambil tertawa. Dovizioso juga melempar senyum. Dovizioso kemudian dorong dorongan dengan Marquez, penuh canda dan bersahabat. Mereka kemudian berjabat tangan penuh makna.

"Saya berusaha mengeluarkan kemampuan terbaik saya di sana (tikungan terakhir lap terakhir). Itu sangat susah, tapi saya tahu itu kesempatan terakhir saya. Namun dia (Dovizioso) kuat saat saya sedikit kehilangan (melebar)," ujar Marquez saat wawancara dengan awak tv MotoGP, sebelum naik podium.

Dovizioso pun mengaku, balapan di Red Bull Ring ini adalah salah satu race terbaiknya. Dia mengatakan, sejak pertengahan balapan dia sudah merasa akan bersaing ketat dengan Marquez untuk juara.

"Saya tahu Marquez, dia berani mempertaruhkan semua. Soal aksi terakhir, semua tahu Marquez nakal (nekat), namun saya tak mau kehilangan. Saya sangat senang, ini kemenangan yang spesial," kata Dovizioso.

Kemenangan ini, imbuh Dovi, juga tak lepas dari kerja keras timnya mengembangkan motor.

"Ini hasil kerja keras tim," pungkasnya. (adk/jpnn)

 

Lainnya dari JPNN

image beaconimage beaconimage beacon