Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Joko Susilo: Seharusnya Arema FC Bisa Menang

logo Goal.com Goal.com 31/08/2017

Gethuk menyampaikan permintaan maaf setelah Arema hanya mampu meraih satu angka di kandang.

Kendati sempat tertinggal tiga gol lebih dulu di babak pertama,pelatih AremaFC Joko Susilo menganggap Singo Edan seharusnya bisamengalahkan PSMMakassar, dan bukan mendapatkan hasil imbang 3-3.

Dalam laga di Stadion Kanjuruhan, Rabu (30/8) malam WIB, itu,Arema tertinggal tiga gol Wiljan Pluim, Ferdinand Sinaga, dan PavelPurishkin dalam rentang waktu 15 menit. Joko kemudian menarikkeluar Ferry Aman Saragih dan Junda Irawan. Perubahan ini membuatAhmed Atayev kembali menempati posisi gelandang bertahan.

SIMAK JUGA: PSM Tuding Panpel Arema Lakukan Provokasi

Joko Susilo menegaskan, Arema Cronus tak mau terpengaruh absennya Boaz Solossa © 2017 Goal.com Joko Susilo menegaskan, Arema Cronus tak mau terpengaruh absennya Boaz Solossa

Selain itu, pria yang akrab disapa Gethuk ini menarik keluarCristian Gonzales di menit-57. Dedik Setiawan yang menggantikannyajustru menjadi pemantik Singo Edan hingga mampu menyamakankedudukan.

“Saya harus ucapkan minta maaf, tidak bisa ambil poin penuh.Apapun kondisinya kami hanya dapat satu poin, harusnya kami bisamemenangkan pertandingan. Setiap perubahan bisa ada duakemungkinan, bisa tidak kalah atau kalah semakin banyak,” ungkapGethuk.

SIMAK JUGA: Drama Enam Gol Warnai Hasil Imbang Arema-PSM

“Kalau soal strategi, saya pikir sudah maksimal. Harusnya kamibisa menang sesuai prediksi kami. Meskipun sudah mulai panik, dansemua menekan di depan muka saya, ini Arema. Saya hanya bilangkepada pemain, malu adalah pegangan kami.”

Selain itu, seperti halnya PSM, Gethuk pun mengaku kecewa dengankeputusan wasit, meski Arema mendapat hadiah dua penalti.

“Kami harus merubah sedikit taktik untuk mengecoh lawan. KarenaRobert [Rene Alberts, pelatih PSM] memainkan taktik berbeda dariyang biasanya. Tetapi tadi kalau Dedik didorong lalu diberikanpenalti, hasilnya akan berbeda. Walau harus berapa kali pun, kalauaturannya penalti, tetap harus penalti,” cetus Gethuk.

SIMAK JUGA: PREVIEW Liga 1: Arema – PSM

Sementara itu, gelandang Hendro Siswanto mengakui ada kelengahanyang terjadi di awal pertandingan. Namun perubahan strategi yangdilakukan sang pelatih mampu mengembalikan semangat parapemain.

“Hasil kurang baik. Kami sudah berusaha maksimal, kamikecolongan di menit awal. Kalau kesulitan, di setiap pertandinganpasti mengalaminya. Kami harus mencari solusi, dan memang adainstruksi dari pelatih di ruang ganti. Kami hanya menjalaninyasebaik mungkin,” ucap Hendro. (gk-62)

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon