Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Jorge Lorenzo Optimistis Bisa Menangi Balapan Pertama di Qatar

logo tribunnews.com tribunnews.com 09/02/2017 Deny Budiman

TRIBUNNEWS.COM - Jorge Lorenzo menuai hasil tes pramusim yang belum terlalu baik bersama tim barunya, Ducati. Kendati demikian, pebalap penguji Ducati, Michele Pirro optimistis mantan pebalap Spanyol itu punya peluang untuk menang dalam balapan seri pertama MotoGP 2017 di Sirkuit Losail, Qatar pada 26 Maret mendatang.

Jorge Lorenzo © derapate.allaguida.it Jorge Lorenzo

Mantan pebalap Yamaha ini hanya sekali menembus tiga besar yang dicapainya di sesi pertama tes di Valencia, November 2016. Sedangkan di Sepang, mantan pebalap Yamaha asal Spanyol ini  menjalani hari pertama yang sulit dengan finis di posisi 17 sebelum hanya terpaut 0,399 detik dari pebalap tercepat Maverick Vinales [Yamaha] di sesi terakhir.

"Jorge Lorenzo sudah mengendarai motor Yamaha selama bertahun-tahun, jadi situasi kali ini jelas sangat berbeda. Namun dia tetap berada dalam level terbaiknya dan itu sudah bisa dilihat saat tes pramusim digelar di Sepang," ucap Pirro yang dilansir Motorsport.

Pirro akan menjadi track analyst untuk Lorenzo di Ducati pada tahun ini. Pekerjaan utama dia adalah membantu memudahkan adaptasi pebalap Spanyol itu dengan Desmosedici.

"Bersama Ducati, dia baru mencatatkan 100 putaran. Sedangkan ketika memperkuat Yamaha, dia sudah melakukannya ribuan kali. Saya yakin Lorenzo akan berjuang keras untuk meraih kemenangan saat seri pertama digelar di Qatar," tambahnya.

Musim lalu, Lorenzo gagal mempertahankan gelar juaranya usai finis ketiga di belakang Valentino Rossi dan sang juara Marc Marquez. Jumlah 233 poin yang dikoleksinya adalah yang terendah sejak finis keempat pada 2008, musim pertamanya terjun di kelas premier.

Pirro meyakini, kegagalan Lorenzo musim lalu lebih banyak karena faktor psikologis. Ia memang sudah lama tak memiliki hubungan harmonis dengan Valentino Rossi.

"Tahun lalu dengan Yamaha tidak mudah bagi dia karena sejumlah kejadian di akhir musim 2015 dan pengaruh besar dari seorang figur seperti Valentino," tutur Pirro.

Ia menggaransi, Lorenzo akan mendapatkan atmosfer berbeda, yang lebih menyenangkan di Ducati.  Di tim ini, ia akan berpatner dengan pebalap Italia,  Andrea Dovizioso.

"Di Ducati dia akan menemukan atmosfer yang lebih kekeluargaan di mana semua orang akan membantu dia untuk memenangi gelar juara dunia. Di sini, seluruh tim bekerja dan memberikan segalanya untuk memberi dia motor terbaik, dan kemudian kami hanya ingin dia untuk tancap gas," tuturnya.

"Ducati adalah sebuah keluarga bagiku, dan kalau tujuannya adalah membantu Jorge menjadi juara aku siap melakukan yang terbaik. Ducati memang bukan motor yang mudah dibawa melaju kencang sejak awal, sesuatu yang Lorenzo sudah biasa lakukan dengan Yamaha," kata pebalap Italia itu.

Lorenzo sendiri sejauh ini merasa cukup nyaman dengan tunggangan barunya, Ducati Desmosedici GP17.  "Sejauh ini saya amat senang. Motornya sangat kompetitif dan saya akan berusaha bersaing jadi juara musim ini. Kemenangan akan selalu sulit didapat. Tapi saya percaya akan bisa makin kompetitif di atas motor," kata Lorenzo di Jakarta akhir pekan lalu.

Sebelum bersaing di seri pertama, Lorenzo masih memiliki kesempatan untuk menguji motornya. Pada 15-17 Februari, ia beserta pembalap lainnya akan melakoni sesi test drive di Sirkuit Phillip Island, Australia. Sekitar tiga pekan kemudian, sesi uji coba terakhir digelar di Sirkuit Losail, Qatar.

Lainnya dari tribunnews.com

tribunnews.com
tribunnews.com
image beaconimage beaconimage beacon