Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Kalah Dari Sriwijaya FC, Persija Jakarta Kecam Kepemimpinan Wasit

logo Goal.com Goal.com 07/10/2017

Persija langsung melakukan protes resmi terkait kepemimpinan wasit Rully Ruslin Tambuntina.


Persija Jakarta harus menelan pil pahit, setelah dikalahkanSriwijaya FC (SFC) dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan Liga 1 2017di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, Sabtu (7/10) petang. Goltunggal SFC dilesakkan Alberto "Beto" Goncalves pada menitke-76.

Selepas pertandingan, Persija mengungkapkan kekecewaan merekaterhadap kepemimpinan wasit Rully Ruslin Tambuntina. Wasit asalMalang itu dinilai tak memimpin dengan fair-play. Salah satunya,terkait tak diberikannya penalti, ketika Bambang "Bepe" Pamungkasdidorong bek SFC Rudolof Yanto Basna di area kotak penalti padamenit ke-78.

Stefano Cugura (Teco) & Michael Orah - Persija Jakarta © 2017 Goal.com Stefano Cugura (Teco) & Michael Orah - Persija Jakarta

"Kami sebagai pemain selalu memberikan yang terbaik di lapangan.Seharusnya kami dapat penalti, semua masyarakat bisa melihatnya.Tapi kami tak bisa komplain di pertandingan, kami selalu dirugikanoleh wasit terutama di babak kedua," kata Michael Orah, bek Persijadalam jumpa pers setelah laga.

Hal senada juga dituturkan pelatih Persija Alessandro StefanoCugurra Rodrigues. Pelatih yang akrab disapa Teco itu pun tak habispikir dengan sikap yang diambil hakim garis, yang tak bisamemberikan masukan kepada wasit tengah terkait kejadian yangmenimpa Bepe.

"Seperti yang Michael Orah bilang, yang terkait Bepe didorong dikotak penalti, harusnya penalti. Saya tanya hakim garis, diakatanya lihat tapi wasit tengah sudah dekat dan itu keputusan wasittengah. Seharusnya sebagai hakim garis dia bisa bantu wasit untukmemberitahu, tapi wasit tak mau kasih penalti," keluh Teco.

"Ini seperti saat kami kalah dari Bali United. Kami kalah karenagol off-side, dan kami semestinya dapat penalti di menit-menitakhir waktu itu.

Tim sangat rugi hilang poin di sini. Saya sekarang bilang ke timuntuk tetap konsentrasi, semangat dalam latihan dan dalampertandingan, agar bisa penuhi target dari tim," tambah pelatihasal Brasil itu.

Sementara itu, manajer Persija Ardhi Tjahjoko mengecam keraskepemimpinan wasit Rully. Maka itu, selepas pertandingan pihaknyalangsung melayangkan protes resmi.

"Kami benar-benar kecewa dengan kepemimpinan wasit. Saya tidakmengerti wasit seperti itu kok disuruh memimpin liga di Indonesia,saya lebih prefer dengan wasit asing. Satu sisi wasit seperti itumembikin provokatornya pendukung, seperti pendukungnya Sriwijaya,pendukungnya Persija juga. Mereka kan kecewa juga, itulah penyebabprovokator dari wasit juga salah satunya," tutur Ardhi.

"Dengan kepemimpinan wasit seperti itu jelas merugikan buatkami. Dan kami sudah langsung buat surat protes resmi karenaperaturannya seperti itu," tegas pria berpangkat Kolonel TNIAngkatan Udara itu.

Lebih lanjut, Ardhi menegaskan hal tersebut tak berpengaruhterhadap Ismed Sofyan dan kawan-kawan. Mereka pun langsung menataplaga berikutnya melawan Persegres Gresik United, 14 Oktobermendatang.

"Saya tetap kasih semangat ke pemain. Namanya pertandingan wajarada kalah, menang, dan seri. Tapi kalahnya jangan seperti ini,istilahnya bukan dikalahkan oleh lawan tapi oleh wasit. LawanGresik, kami akan berusaha mencari poin maksimal lagi," pungkasArdhi.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon