Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Kenapa Klub Ganti Nama & Kepemilikan Lolos Verifikasi Lisensi Klub Profesional AFC?

logo Goal.com Goal.com 26/10/2017

PSSI memberikan penjelasan terkait klub yang berganti nama dan kepemilikan bisa mendapatkan lisensi klub profesional AFC.

Djoko Driyono © 2017 Goal.com Djoko Driyono


PSSI memberikan penjelasan terkait adanya klub yang belum lamaberganti nama dan kepemilikan bisa mendapatkan lisensi klubprofesional AFC. Seperti diberitakan sebelumnya, berdasarkan hasilsidang Komite Lisensi Klub PSSI, Rabu (25/10), ada dua klub yangsudah dipastikan lolos verifikasi.

Dua klub itu adalah Arema FC dan Persib Bandung. Selain itu, adatiga klub yang masih diberi kesempatan untuk melengkapi kriteriauntuk mendapatkan lisensi itu dalam waktu tiga bulan, yakni BaliUnited, Madura United, dan Persija Jakarta.

Jika menilik lima klub di atas, tiga di antaranya adalah klubyang berganti nama dan kepemilikan. Mereka adalah Arema FC, BaliUnited, dan Madura United.

Arema FC mengubah nama mereka dari sebelumnya Arema Cronus. BaliUnited juga merupakan klub yang sebelumnya bernama Persisam PutraSamarinda, dan yang kemudian berganti kepemilikan memilih home basedi Bali dalam beberapa tahun terakhir.

Pun Madura United yang mengubah nama dari sebelumnya PelitaBandung Raya, yang kemudian pemilik barunya memilih home base dikawasan Madura.

"Pergantian nama, pergantian kepemilikan, dan semua yangmengatur aspek legal klub, jika seluruh proses administrasi danlegalnya dipenuhi, itu tak ada masalah. Dan kami pastikan Arema FCmendapatkan lisensi dan ini diapprove (disetujui AFC)," ucap JokoDriyono, wakil ketua umum PSSI kepada wartawan di sela-selamenghadiri Kongres Tahunan Asprov PSSI Jawa Timur.

Eks CEO PT Liga Indonesia ini pun memiliki catatan, terkaitklub-klub yang tidak mendapatkan lisensi tersebut. Jika mengacupada jumlah peserta Liga 1, artinya ada 13 klub yang tak lolosverifikasi.

Tiga di antaranya kini berada di posisi lima besar danberpeluang ke kompetisi Asia musim depan. Mereka adalah PSMMakassar, Bhayangkara FC, dan Persipura Jayapura.

"Lisensi ini kan terkait dengan lima aspek. Setiap klub memilikitantangan sendiri-sendiri. Dan untuk mendapatkan lisensi, sayaharus mengatakan ini bukan hal yang mudah tapi juga bukan hal yangmustahil. Faktanya, ada yang mendapatkan. Klub-klub baru kita sebutmisalkan Bali United dan Madura United mendapatkan, tentumemotivasi yang lain bahwa lisensi ini bisa diraih," kata Joko.

"Beberapa catatan yang kami lihat dari bagaimana klubmendapatkan, memang ada komitmen yang tinggi dari manajemen,kemudian mengalokasikan SDM (Sumber Daya Manusia) yang tepat untukmengurusi ini. Dan PSSI selalu menjadi pendamping untuk mendapatkanini dengan proses yang sangat sulit sekalipun," jelas pria asalNgawi tersebut.

Terkait apakah Arema dan Persib bakal mewakili Indonesia dikompetisi Asia tahun depan, Joko bersikap diplomatis. Itu karena,masih menurut Joko, ada beberapa tahap yang harus dilalui sebelummemutuskan hal tersebut.

"Pertama, AFC akan memutuskan jatah masing-masing negara.Kemudian, Indonesia akan mengirimkan wakil-wakilnya dan lima (klubyang lolos verifikasi) yang tadi kami sebutkan, jika tak adaperubahan, mereka yang tentu mendapatkan prioritas untuk kamisubmit (ajukan) ke AFC," tuturnya.

Hanya saja, dia meminta untuk seluruh pihak bersabar sampai adakeputusan final terkait lisensi ini pada 31 Oktober 2017.Mengingat, klub-klub yang tak lolos masih diberi kesempatan bandinghingga dua hari ke depan. Selain itu, menunggu hasil Liga 1 yangakan berakhir pada 12 November mendatang.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon