Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Ketua Komisi X Minta Menpora Jangan Berpolitik Soal Kebijakan Terkait Pramuka

logo tribunnews.com tribunnews.com 25/07/2017 Muhammad Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi X DPR RI, Teuku Riefky Harsya meminta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi tidak berpolitik dalam mengambil kebijakan.

Pernyataan Riefky terhadap Menpora terkait kebijakan Imam yang mengancam tidak akan cairkan dana Kwarnas Pramuka.

Sebelumnya Imam Nahrawi berkomentar mengenai Adhyaksa Dault salah satu pendukung Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Diketahui posisi Adhyaksa saat ini adalah sebagai Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka.

"Jadi, saya rasa cukup dilema pembicaraan mengenai HTI, dan saya rasa itu tidak perlu dipolitisir lah. Yang kita mesti kita lihat ada 15 ribu anak pramuka dari seluruh Indonesia dan itu generasi penerus bangsa, akan mengadakan acara besar," kata Teuku di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (25/7/2017).

Menpora Imam Nahrawi dengar pendapat di Komisi X DPR RI © humas kemenpora Menpora Imam Nahrawi dengar pendapat di Komisi X DPR RI

"Itu (anak-anak) jangan dikorbankan, dimana jadi ada isu politik di dalam situ," tegasnya.

Politikus partai Demokrat itu juga meminta agar pemerintah bisa merealisasikan dana operasional Kwarnas Gerakan Pramuka sekitar Rp 10 miliar yang akan digunakan dalam kegiatan Raimuna nasional. 

"Tetapi yang Rp 10 miliar ini menurut saya jangan ditahan-tahan lagi. Itu harus segera dicairkan," tandasnya.

Lainnya dari tribunnews.com

tribunnews.com
tribunnews.com
image beaconimage beaconimage beacon