Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Komdis PSSI Hukum Persija dan Persis Solo karena Ulah Suporter

logo Tempo.co Tempo.co 22/06/2017 Tempo.co
foto © Copyright (c) 2016 TEMPO.CO foto

TEMPO.CO , Jakarta - Klub Liga 1, Persija Jakarta, dan Liga 2, Persis Solo, diberi sanksi oleh Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Komdis PSSI) akibat ulah suporternya. Keputusan ini diambil oleh Komdis dalam sidang kedelapan, Rabu lalu, berdasarkan keterangan tertulis PSSI yang diterima di Jakarta, Kamis.

Adapun Persija Jakarta disanksi denda Rp30 juta karena suporternya terbukti membentangkan spanduk yang berisikan singgungan terhadap isu SARA dan melempar petasan pada pertandingan PS TNI melawan Persija Jakarta.

Kemudian, Persis Solo dijatuhi hukuman berupa larangan memakai atribut ke dalam stadion sebanyak di tiga laga dan denda Rp15 juta karena para pendukung Persis Solo terbukti datang ke Bantul lalu merusak mural lambang PSIM Yogyakarta dan menuliskan kata-kata penghinaan di papan skor yang ditujukan kepada PSIM Yogyakarta pada pertandingan Persiba Bantul melawan Persis Solo, padahal sudah dilarang dalam pertemuan teknis.

Selain itu, manajemen Persis Solo juga menolak hadir pada sidang Komisi Disiplin di Yogyakarta karena menganggap sidang Komisi Disiplin akan mendapat tekanan dari suporter PSIM Yogyakarta.

Di samping Persija dan Persis Solo, Komisi Disiplin juga menghukum tujuh panitia pelaksana pertandingan (panpel) dengan alasan beragam.

Panpel Persiba Bantul disanksi denda Rp10 juta karena membiarkan suporter merusak mural lambang PSIM Yogyakarta dan menuliskan kata-kata penghinaan di papan skor yang ditujukan terhadap PSIM Yogyakarta pada pertandingan Persiba Bantul melawan Persis Solo.

Panpel Bali United dikenakan sanksi berupa denda Rp10 juta karena pendukung Bali United terbukti melakukan pelemparan botol pada pertandingan Bali United melawan Bhayangkara FC.

Panpel Arema FC dihukum denda Rp10 juta karena suporter Arema FC terbukti melakukan pelemparan ke pemain di lapangan pada pertandingan Arema FC melawan Perseru Serui.

Panpel Persib Bandung disanksi berupa denda Rp45 juta karena suporter Persib Bandung terbukti melempar botol air mineral ke arah pemain di lapangan pada pertandingan Persib Bandung melawan Persiba Balikpapan. Suporter Persib Bandung dianggap telah melakukan pelanggaran berulang.

Panpel Perseru Serui disanksi denda Rp10 jura karena penonton terbukti melakukan pelemparan botol dan batu yang mengenai seorang wartawan dan membakar petasan pada pertandingan Perseru Serui melawan Persija Jakarta.

Panpel Arema FC dikenakan sanksi berupa denda Rp15 nura karena pendukung Arema FC terbukti melakukan pelemparan botol ke lapangan pada pertandingan Arema FC melawan Bali United. Suporter Arema FC dianggap melakukan pelanggaran berulang.

Panpel Barito Putra di Liga 1 juga dikenakan sanksi denda Rp10 juta karena penonton terbukti melempar botol air mineral ke arah bangku cadangan ("bench") Persib Bandung. Kemudian, ada seorang penonton masuk ke area sentel ban untuk foto saat merayakan gol pada pertandingan Barito Putra melawan Persib Bandung.

ANTARA

Lainnya dari Tempo.co

image beaconimage beaconimage beacon