Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Laila Ali, Dahulu Juara Dunia Tinju Wanita Kini Jualan Burger

logo Tempo.co Tempo.co 27/11/2017 Tempo.co

Laila Ali merupakan salah satu anak kesayangan dari Muhammad Ali. Laila merupakan anak dari istri ketiganya, yaitu Veronica Ali. Dari semua anak Ali, hanya Laila yang mengikuti jejak ayahnya di dunia tinju. Namun saat ini Laila tidak lagi bergelut di tinju, melainkan beralih ke dunia memasak.

Laila menceritakan, bahwa Ali tidak sering memasak dirumah, tetapi dia menyampaikan kecintaanya akan makanan kepada putrinya tersebut.

“Saya tidak ingat ayah pernah memasak, ia hanya makan! Dia mencintai makanan, ia juga menyukai sayuran hijau, roti jagung, dan ayam panggang,” ujar Laila kepada People.

Semua makanan Ali disiapkan oleh juru masak. Tetapi Laila mengengang ketika mereka bersama pergi, untuk menikmati makanan kesukaan ayahnya, yaitu burger.

“Saya ingat ketika masih kecil, ayah saya menjemput saya dari sekolah dan membawa saya ke kedai burger di sudut. Mereka mengenalnya, mereka akan memanggil ‘Hey jagoan’ saat kami masuk ke dalam. Ayah saya menyukai burger,” ujar Laila.

© Disediakan oleh Tempo.co Muhammad Ali mnerima Liberty Medal dari putrinya Laila Ali didampingi istrinya Lonnie Ali dalam sebuah upacara di National Constitution Center, Kamis (13/9), di Philadelphia, Amerika Serikat. AP/Matt Rourke

Hal itu bukan sesuatu yang mewah, dan itu buka gaya dari Muhammad Ali. Laila mengatakan, “Tapi burger itu memiliki daging sapi yang bagus, sehingga anda tahu mereka disatukan dengan tangan dan dibumbui dengan baik, dan rasanya hebat."

Kenangan masa kecilnya tersebut mengilhami Laila untuk membuat versi sendiri dari makanan favorit ayahnya, yang ia beri nama ‘The Greatest of All Time Burger’ (Burger Terhebat Sepanjang Masa) dalam buku masak barunya, Food for Life.

Dalam bukunya tersebut Laila menyampaikan bahwa nutrisi adalah raja, dan rasa adalah ratu. Laila ingin menunjukkan kepada para pembaca bagaimana membuat makanan yang enak dan sehat. Dalam buku Food for Life terdapat seratus resep favorit dari Laila dan ayahnya, Muhammad Ali.

Sebelumnya, buku biografi mengenai Laila Ali diterbitkan pada 5 Juni 2002. Buku tersebut diberi judul ‘Reach! Finding Strenght, Spirit, and Personal Power’. Buku tersebut berisi formula untuk kekuatan fisik, emosional, dan mental dalam memompa motivasi untuk pertarungan 15 ronde yang sulit.

Laila Ali dalam bukunya ingin menunjukkan kepada para pembaca dari segala usia dan latar belakang, bagaimana mengubah setan dari keraguan diri menjadi energi positif dan menang.

Laila Ali merupakan salah satu petinju wanita yang cukup sukses. Dia mencatatkan 24 pertarungan tanpa kekalahan, dan 21 kemenangannya didapatkan dengan meng-KO lawannya.

Laila Ali mengawali karirnya di dunia tinju profesional pada 8 Oktober 1999, meski ia mendapat tentangan keras dari ayahnya. Lawan pertama Laila di dunia tinju profesional adalah April Fowler. Saat ini ia masih tercatat sebagai juara dunia kelas Menengah Super.

Dalam pertarungannya yang terakhir pada 3 Februari 2007, Laila memukul KO lawannya, Gwendolyn O'neal dalam 56 detik.

PEOPLE | BOX REC | HUFFINGTON POST | NAWIR ARSYAD AKBAR

foto © Copyright (c) 2016 TEMPO.CO foto

Lainnya dari Tempo.co

image beaconimage beaconimage beacon