Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Lawan Argentina, Ini Alasan Peru Bawa Minuman Sendiri Ke Buenos Aires

logo Goal.com Goal.com 04/10/2017

The Inca tidak akan meminum air lokal di Buenos Aires, sebuah sikap yang membawa kita pada kisah Branco di Piala Dunia 1990.

Jelang duel tandang krusial Kualifikasi Piala Dunia 2018 lawanArgentina, Peru benar-benar memperhatikan hal detail hingga membawaair sendiri ke Buenos Aires!

The Inca akan tampil di markas Boca Juniors Bombonera padapertengahan pekan ini dengan kedua tim membidik kans tampillangsung di Rusia.

Argentina sekarang menempati peringkat kelima CONMEBOL dandihadapkan pada kemungkinan memainkan play-off sementara Perubercokol di posisi terakhir spot lolos langsung ke Rusia dengankeunggulan jumlah gol dari pasukan Jorge Sampaoli.

Dengan satu laga tersisa, Peru tidak mau meminum air Argentinaagar terhindar dari konsekuensi lanjutan.

"Benar, kami akan membawa air sendiri," ujar dokter tim JorgeAlva sebelum terbang ke Buenos Aires.

"Kisah keracunan dari air minum di negara lain adalah hal biasadan kami menjaga segala kemungkinan."

Gonzalo Higuain - Peru – Argentina Eliminatorias Sudamericanas 06102016 © 2017 Goal.com Gonzalo Higuain - Peru – Argentina Eliminatorias Sudamericanas 06102016

Komentar tersebut membawa kita pada cerita lain pada Piala Dunia1990. Ketika itu Argentina terlibat duel sengit lawan Brasil dibabak perempat-final. Pertarungan ini mendapat label 'botolBilardo' merujuk pada pelatih Carlos Bilardo atau ada juga yangmenyebut 'skandal air suci'.

Saat laga dihentikan karena terjadi pelanggaran, bek kiri BrasilBranco meminum air dari botol yang ditawarkan ofisial Albiceleste,dengan tudingan air tersebut sudah dicampur rohypnol hinggaberdampak langsung pada penampilannya.

Beberapa tahun kemudian Diego Maradona yang jadi otak di balikgol semata wayang Claudio Cannigia pada pertanidngan tersebut,membenarkan kisah itu. Branco telah meminum air yang sudahdicampur.

Ketika itu Branco mengaku, setelah meminum air tersebut diatidak bisa lagi menandingi aksi Maradona.

"Seseorang menambahkan Rohypnol, kemudian pertandingan berjalanlagi," ungkapnya pada TyC Sports pada 2004.

"Saya mengatakan, 'minum itu , minum itu Valdito, kemudianBranco datang dan meminumnya semua. Tidak lama, Branco mengambiltendangan bebas dan terjatuh."

"Setelah pertandingan bus tim berdampingan. Branco melihat darijendela dan menunjuk saya seolah-olah menyalahkan."

"Saya memperlihatkan gerak tubuh tidak bersalah. Brancosebelumnya bermain di Italia dan kami punya hubungan bagus,setelahnya dia tidak pernah lagi berbicara pada saya."

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon