Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Lukas Podolski: Sepakbola Tiongkok 'Kriminal'

logo Goal.com Goal.com 12/07/2017

Podolski menyebut ada banyak jaringan gelap yang turut bermain di tengah kebangkitan sepakbola Tiongkok saat ini.

神戸での練習初日を終えたポドルスキ (C)Getty Images © 2017 Goal.com 神戸での練習初日を終えたポドルスキ (C)Getty Images

OLEH ERIC NOVEANTOIkuti di twitter

Lukas Podolski mengungkapkan alasannya mengapa lebih memilihmelanjutkan karier di Jepang ketimbang Tiongkok.

Striker berusia 32 tahun asal Jerman tersebut resmi bergabungdengan Vissel Kobe di putaran kedua J.League musim ini setelahmeninggalkan Galatasaray.

Sebelum memutuskan masa depannya pada Maret lalu, Podolski jugasempat dirumorkan bakal hijrah ke Tiongkok. Meski begitu, ia punyaalasan tersendiri menolak langkah pindah ke Negeri Tirai Bambu.

Sambutan Hangat Publik Jepang Untuk Lukas Podolski

"Tentu saja, menarik ketika Anda mendengar bisa mendapatkan €15hingga €20 juta di Tiongkok. Tapi metode transfer melibatkandelapan atau sembilan agen dan jumlah itu bisa sama sepertikriminal," ungkap eks penggawa Arsenal itu kepada Bild.

"Di Tiongkok, gaji Anda mungkin bisa sangat besar, namun apayang Anda dapatkan bisa menjadi lebih sedikit karena ada banyaksaluran gelap yang disisipkan."

"Sementara di Jepang sebaliknya, negosiasi benar-benar seriussejak awal. Saya suka Tiongkok, saya juga punya banyak fans disana, tapi menyangkut sepakbola, mereka tak akan pernah bisamemiliki status seperti Bundesliga."

"Target mereka adalah menjadi liga terbaik dan itu tak akan bisapernah terwujud. Tapi ketika saya melihat apa yang terjadi dibelakang layar, ada banyak hal yang diperhitungkan di sana, tapitidak soal sepakbola."

Podolski sudah berada di Jepang dan menyaksikan laga Vissel Kobelawan Vegalta Sendai di J.League musim ini yang berlangsung diNoevir Stadium Kobe pada akhir pekan kemarin yang dimenangkan tuanrumah dengan skor 3-0.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon