Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Mahmoud Dahoud Harapkan Kedamaian Di Suriah

logo Goal.com Goal.com 21/11/2017

Bintang muda Borussia Dortmund itu ingin agar perang yang terjadi di tanah kelahirannya segera berakhir.


Lahir di Suriah namun tumbuh besar di Jerman tidak lantasmenjadikan Mahmoud Dahoud lupa akan negara asalnya.Bintang muda Borussia Dortmund itu mengaku prihatin dengankondisi yang terjadi di negara Timur Tengah tersebut dan iamengharapkan kedamaian segera tercipta.

© 2017 Goal.com

Seperti diketahui, Suriah sudah dilanda perang saudara sejak2011 kemarin dan situasi di negara tersebut semakin buruk. Beberapakota besar yang ada di sana juga tak luput dari ganasnya peranghingga memaksa jutaan orang mengungsi ke negara tetangga atauhijrah sekalian ke Eropa.

Dahoud, 21, merupakan sosok kelahiran Amuda, dekat denganperbatasan Turki, namun ia dibawa keluarganya pindah ke Jerman saatmasih bayi. Kini di usia yang sudah dewasa, pemain milik Dortmunditu hanya bisa berharap bahwa situasi di tanah kelahirannya segeramembaik.

Ia mengatakan: “Saya sangat sedih ketika melihat foto-foto dariSuriah [sekarang ini],” ujarnya kepada laman resmi Bundesliga.“Harapan terbesar saya adalah kedamaian dan ketenangan segerakembali, terlebih bagi semua orang yang terpaksa melewati rasasakit yang teramat sangat ini.

“Keluarga saya dan saya selalu mencoba untuk mengamati situasi[di sana] demi memberi dukungan pada kerabat dan teman-teman.Dengan melakukan itu, kami ingin menyemangati mereka danmenunjukkan bahwa kami tidak melupakan mereka.”

Meski namanya mulai diperhitungkan di kancah persepakbolaanEropa, Dahoud sampai sekarang belum pernah memperkuat tim nasionaldi level senior. Ia pun masih punya peluang untuk memperkuat Jermanatau Suriah, namun keputusannya sudah bulat bahwa ia akan membelapanji Der Panzer jika ada kesempatan.

“Saya dibesarkan di Jerman dan merasa sebagai orang Jerman,”lanjut Dahoud. “Saya dididik di beberapa klub dan akademi di sini,dan pernah bermain untuk Jerman sejak U-18.

“Mengganti tim nasional menjadi Suriah bukanlah hal yang sayapertimbangkan. Salah satu mimpi saya adalah bermain untuk Jermansuatu hari nanti. Jika saya melanjutkan kerja saya, saya pasti akanmeraihnya suatu saat nanti.”

Di musim ini, eks gelandang Gladbach itu telah menyumbang limaassists dari 12 penampilannya untuk Dortmund di semuakompetisi.

Ia masih terikat kontrak dengan klub penghuni Signal Iduna Parktersebut sampai Juni 2022.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon