Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Marcello Lippi: Italia Harusnya Lolos Otomatis Di Setiap Piala Dunia

logo Goal.com Goal.com 02/12/2017

Allenatore yang pernah mengantar Gli Azzurri mencapai kejayaan di 2006 ini mengusulkan format Piala Dunia yang unik.

Marcello Lippi bukan cuma menyayangkan kegagalan Italialolos ke Piala Dunia 2018. Pelatih legendaris Gli Azzurri itu jugamenyarankan adanya perubahan format di putaran final PialaDunia.

Menurutnya, tim-tim dengan tradisi sepakbola kuat seperti Italialayak mendapatkan tiket otomatis di setiap Piala Dunia. Lippiberalasan, turnamen sepakbola terakbar itu bakal kehilangan rohnyajika tidak diikuti negara-negara tersebut.

Italia -- bersama tim-tim kuat seperti Belanda, Cile, danAmerika Serikat -- dipastikan gagal melangkah ke Rusia 2018 akibatgagal bersaing di kualifikasi. Juara dunia empat kali itu dipaksamenanggung malu setelah disingkirkan Swedia di babak play-off.

Bagi Lippi, yang pernah mengantar Italia menjadi juara duniapada 2006, situasi semacam ini berpotensi membuat Piala Dunia tidaklagi seru dan ia pun mengusulkan langkah cukup ekstrem kepadaFIFA.

“Kegagalan Italia dan Belanda melaju ke Piala Dunia adalahsesuatu yang jarang terjadi. Rencana FIFA untuk menggemukkanturnamen menjadi 48 tim peserta menjadi masuk akal karena bisamengurangi kejadian semacam itu,” kata Lippi kepada PPTV.

“Saya merekomendasikan delapan tim Eropa dan delapan tim dariAmerika Selatan diperkenankan untuk lolos otomatis ke putaran finalPiala Dunia. Piala Dunia tidak akan komplet tanpa tim-tim kuat[seperti Italia].”

“Kita harus tahu bahwa Piala Dunia memiliki sejarah panjangdengan negara-negara besar [seperti Italia]. Argentina misalnyanyaris tak lolos. Tentu sulit membayangkan Piala Dunia tanpa[Lionel] Messi. Ada sesuatu yang mengganjal, bukan?” katanya.

© 2017 Goal.com

Lippi juga membahas peluang Tiongkok, tim yang dilatihnya saatini, untuk lolos ke Piala Dunia berikutnya. Ia merasa yakin dengankebangkitan sepakbola Tiongkok dalam satu dekade ke depan.

“Saya harap Tiongkok bisa lolos ke Piala Dunia 2026 ketika usiasaya sudah 82 tahun. Jika Tiongkok baru bisa lolos di Piala Dunia2030, maka saya akan tetap merayakannya meski harus menggunakankruk!” serunya.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon