Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Mengapa Leonardo Bonucci Tinggalkan Juventus Untuk AC Milan?

logo Goal.com Goal.com 13/07/2017

Dipandang sebagi langkah mundur, apa yang menyebabkan Leonardo Bonucci segera meninggalkan Juventus untuk AC Milan?

Semua orang tertawa ketika membaca headline berita La Stampadengan judul "AC Milan Targetkan Leonardo Bonucci". Bukan tanpa alasan, karenaberbagai faktor tampak tak mendukung mega transfer itu terjadi.

Entah melihat perbandingan terkini Juve dan Milan, keterikatanemosional Juve dan Bonucci, yang membuat sang pemain menolak hijrahke Chelsea, Manchester City, sampai Barcelona. Transfer inisepintas dinilai sebagai langkah mundur untuk eks Baritersebut.

Namun publik sepertinya lupa atau mungkin tak tahu jika LaStampa merupakan media yang dimiliki keluarga Agnelli, pemiliksaham mayoritas Juve. Ketika berita itu menyangkut I Bianconeri,maka sebaknya Anda percaya karena mereka diyakini punya sumberdalam jajaran direksi klub.

Benar saja, kurang dari 48 jam rumor itu diangkat, media-mediadi Italia lantas merilis berita mulai dari "Milan Lancarkan TawaranUntuk Bonucci", "Milan Raih Kesepakatan Personal Dengan Bonucci","Juve Tetapkan Harga Bonucci", sampai "Bonucci Segera Tes Medis diMilan".

Khalayak sepakbola pun mulai terperangah bagaimana rumor'nyeleneh' ini terus berkembang hingga makin mendekati fakta?Apalagi Milan dikabarkan 'cukup' merogoh kocek sedalam €40 jutauntuk merealisasikannya.

Dilansir dari La Stampa dan La Gazzetta dello Sport, GoalIndonesia lantas memaparkan empat alasan utama mengapa Bonucci relameninggalkan Juve untuk Milan.

SIMAK JUGA: Milan Jadikan Bonucci TargetBerikutnya!

Adalah fakta bahwa Bonucci sempat berkonflik hebat denganpelatih Juve, Massimiliano Allegri, di tengah musim lalu. Kala ituselepas membantai Palermo 4-1, Bonucci menyerang Allegri secaraverbal karena masalah taktik.

"Tutup mulutmu breng**k!" gertak Allegri terhadap kritiktaktikal yang dilancarkan Bonucci. Sang pemain pun langsungmembalas,"pergi saja kau ke neraka!" Keduanya lantas mendapatsanksi dari pihak klub.

Bonucci dicoret dari skuat yang bertandang ke markas Porto di 16besar Liga Champions, sementara Allegri didenda dan wajibmenyerahkannya dalam kegiatan amal. Sejak saat itu hubungankeduanya diyakini tak pernah membaik.

Segalanya memburuk ketika La Stampa mengungkap Bonucci jadibiang keladi konflik di ruang ganti Juve, pada interval final LigaChampions. Leo yang menyarankan Paulo Dybala untuk bermain lebihberani dan mengimbau rekan-rekannya mewaspadai pergerakan Marcelo,mendapat respons negatif termasuk dari Allegri.

Bonucci memang sudah membantahnya dan siap melancarkan tuntutanhukum jika muncul kembali rumor yang mencoreng namanya. Namunbanyak pihak menilai jika itu hanyalah alibi belaka. Rumorkepergiannya ke Milan mengindikasikan bahwa konflik antara Bonuccidan Juve, khususnya Allegri, memang masih ada.

SIMAK JUGA: Bonucci Mentahkan RumorTransfer

La Gazzetta dello Sport meyakini Bonucci mulai jenuh dengankariernya di Juve. Tujuh musim membela panji hitam-putih, diamemang berhasil raih segudang gelar domestik termasuk enam Scudettoberuntun.

Di usianya yang kini sudah menginjak 30 tahun, Bonucciditengarai ingin mencari tantangan baru dan suasana baru untuktetap membuat dirinya haus menjalani karier sebagai pesepakbolaprofesional.

Milan dengan dinasti barunya yang disokong oleh proyek ambisiusinvestor Tiongkok, kemudian dipandang sebagai klub yang amat sesuaidengan apa yang Bonucci harapkan. Terlebih melihat geliat IRossonerri di bursa transfer musim panas ini.

Selain itu mentalitas serta sejarah Milan ketika bermain diEropa juga jadi salah satu hal yang menggiurkan Bonucci,sebagaimana dirinya berharap bisa memenangi gelar Liga Championsdalam karier emasnya.

SIMAK JUGA: Agen Bonucci Kuatkan Rumor KeMilan

Jika ingin mencari tantangan baru, lantas mengapa Bonucci tidaksekalian saja berkarier di luar Italia? Apalagi Bonucci diketahuisudah menolak tawaran yang lebih mengiurkan baik secara prestasimaupun finansial dari Chelsea, Manchester City, dan Barcelona.

La Gazzetta dello Sport kemudian percaya bahwa keluarga menjadifaktor utama Bonucci enggan berkarier di luar Italia. Kedua anaknyaLorenzo dan Matteo, yang baru saja sembuh dari sakit keras, jadipertimbangan terberat.

Bonucci menuju Chelsea? © 2017 Goal.com Bonucci menuju Chelsea?

Bonucci dan istrinya, Martina Maccari, enggan anak-anaknya yangtengah tumbuh besar mengalami perubahan radikal dalam lingkungansosialnya. Selain itu Milan juga jadi kota di mana kedua sejolitersebut bertemu dan memulai kisah cinta hingga memutuskan menikahpada 2011.

Disebutkan pula bahwa Bonucci dan Martina mengagumi Milansebagai kota paling ideal untuk menjalani kehidupan. Lingkungan diMilan memang lebih ramai dan berwarna, dibanding Turin yang dikenalamat tenang dan terkesan monoton.

SIMAK JUGA: Diincar Milan, Juve Tetapkan HargaBonucci

Gaji yang tinggi jadi alasan terakhir mengapa Bonucci disinyalirakhirnya sudah meminta Juve untuk menjualnya ke Milan, pada bursamusim panas ini.

Harus diakui, meski dinilai sebagai salah satu bek terbaik didunia, Bonucci memiliki bayaran yang rendah di Juve. Walau barumenandatangani kontrak baru di awal 2017 lalu, gajinya takmengalami peningkatan signifikan yang bisa meyaingi bek-bek hebatlain seperti Sergio Ramos, Gerard Pique, David Luiz, bahkanMarquinhos.

Gaji Bonucci saat ini 'hanya' menyentuh angka €4,5 juta permusim. Sementara dilaporkan La Stampa, Milan siap memberikanbayaran sebesar €6 juta per musim dalam kontrak berdurasi empattahun.

Jumlah itu bisa bertambah hingga €7,5 juta disertai beberapabonus penampilan, yang bakal membuatnya jadi pemain bergajitertinggi di Serie A Italia setara Gonzalo Higuain dan PauloDybala. Selain itu Bonucci juga dijanjikan peran sebagai kaptenMilan musim depan.

Segala godaan yang dilancarkan Si Setan Merah, membuat lulusanakademi Inter ini menekan Juve untuk menjualnya lewat banderol yangrealistis di rentang €40 juta hingga €45 juta. Apalagi CEO TimHitam Putih, Beppe Marotta, pernah menegaskan bahwa klubnya hanyaakan menjual pemain yang ingin hengkang.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon