Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Merasa Gagal, Syamsul Chaeruddin Mundur Dari PSM Makassar

logo Goal.com Goal.com 12/11/2017

Diiringi tangis, Syamsul mengumumkan pamit dari PSM setelah laga melawan Madura United.

Syamsul Chaeruddin - PSM Makassar ISC A 2016 Pekan 13 © 2017 Goal.com Syamsul Chaeruddin - PSM Makassar ISC A 2016 Pekan 13


PSM Makassar dipastikan tak akan diperkuat salah satu pemainterbaik yang pernah miliki pada kompetisi musim depan. Itu setelah,Syamsul Bachri Chaeruddin memutuskan untuk mundur dari timberjulukan Juku Eja tersebut.

Syamsul yang dikenal sebagai gelandang energik, mengumumkanpengunduran dirinya setelah membawa timnya menang atas MaduraUnited pada laga terakhir Liga 1 2017 di Stadion Andi Mattalatta,Makassar, Minggu (12/11) malam. Pada laga yang dimenangkan PSMdengan skor telak 6-1 itu, Syamsul masuk sebagai pemain penggantiMuhammad Arfan pada menit ke-62.

"Saya ucapkan banyak terima kasih kepada pelatih yang memberikankesempatan terakhir bermain di PSM. Sudah hampir 15 tahun sayamendapatkan kesempatan di sini, tetapi saya gagal memberikanjuara," ujar Syamsul, diiringi isak tangis dalam jumpa pers setelahpertandingan.

"Saya berterima kasih kepada suporter, pemain di lapangan tidakada apa-apanya tanpa dukungan kalian. Juga kepada semua rekan-rekansaya selama ini. Saya pamit karena tidak bisa memberikan yangterbaik selama ini," tambahnya.

Meski begitu, Syamsul enggan memberikan kepastian ke manadirinya akan berlabuh musim depan. Tetapi kepastiannya mengundurkanini diakuinya sebagai hal terbaik bagi klub tertua di Indonesiatersebut.

"Sekarang sudah banyak bibit-bibit (pemain) yang sudah bisadiandalkan. Kita harus memberikan selalu kesempatan kepada pemainmuda. Kalau tidak diberikan, tidak mungkin berkembang. Kalau timselanjutnya, belum saya pikirkan karena kontrak saya sampai Januari(2018). Ikuti aturan saja. Saya ingin bersama keluarga dulu saatini," jelasnya.

Turun sebagai pemain pengganti eks penggawa Persija Jakartatersebut mendapatkan sambutan hangat publik Makassar. Tidak itusaja, Hamka Hamzah dengan rela memberikan ban kapten kepada pemainberusia 34 tahun itu.

"Soal pemberian ban kapten, itu penghargaan tersendiri buatsaya. Tetapi saya minta maaf, saya merasa gagal di PSM dan tidakbanyak yang saya berikan selama ini. Semoga ke depan PSM bisamenjadi juara dan menjadi yang terbaik di Indonesia,"pungkasnya.(gk-62)

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon