Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Montella: Roma Hanya Beruntung

logo Liputan 6 Liputan 6 13/12/2016

Liputan6.com, Jakarta Pelatih AC Milan, Vincenzo Montella merasa Milan tidak kalah dari Roma. Milan kalah 1-0 dari Roma dalam laga lanjutan Liga Italia Serie-A, dinihari tadi WIB.

Pada pertandingan itu, Roma menang berkat gol yang dicetak oleh pemain berdarah Indonesia, Radja Nainggolan, pada menit ke-62. Sementara penalti striker Milan, M'Baye Niang pada menit ke-27 gagal membuahkan gol.

"Milan sudah bermain bagus. Setelah 20 menit pertama menemui jalan buntu, kami akhirnya dapat keluar menggebrak ke depan dan mendapat penalti. Sungguh menyedihkan kami kalah, karena kami sejatinya tidak kalah," ujarnya kepada Mediaset Premium.

Vincenzo Montella © Vincenzo Montella (AFP/GIUSEPPE CACACE) Vincenzo Montella

Roma, menurut Montella, hanya menang karena beruntung.

"Roma hanya lebih beruntung malam ini. Tidak ada lawan yang bisa mendominasi kami. Kami hanya kurang pengalaman. Dan malam ini Roma memang karena kebetulan," katanya.

Montella agaknya sedikit kesal atas kegagalan penalti Niang.

"Niang memang perlu belajar banyak hal. Jika dia tidak yakin untuk mengambil penalti, dia bisa memberikannya kepada Lapadula. Memalukan memang M'Baye," katanya.

Namun, Montella belum memutuskan siapa yang akan menjadi eksekutor penalti Milan ke depannya. Ia saat ini hanya ingin fokus membawa Milan ke kancah Eropa.

"Kita lihat saja nanti. Tujuan kami adalah dapat berkompetisi di level Eropa. Kami sudah tidak ikut selama dua sampai tiga tahun," kata Montella.

Sementara itu, Pelatih AS Roma Luciano Spalletti memuji penampilan AC Milan saat bertandang ke markas timnya.

"Pertandingan itu penuh adu otot dan konsisten sepanjang babak kedua. Milan bermain sangat impresif," ujar Spalletti kepada Mediaset Premium.

"Apa yang orang katakan tentang Milan dan pelatihnya benar. Memang benar mereka memulai tanpa pemain prestisius, tetapi gaya mereka memainkan sepakbola dari belakang dan menusuk ke depan hingga menghasillkan tendangan penalti itu sungguh luar biasa," tambah Spalletti.

(Abul Muamar)

LAINNYA DARI LIPUTAN 6

image beaconimage beaconimage beacon