Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Nasib Guardiola di Manchester City Ditentukan Gelar Juara

logo Liputan 6 Liputan 6 30/09/2017

Pelatih Manchester City Josep Guardiola ingin memberikan gelar juara sebanyak-banyaknya untuk The Citizens musim ini. Guardiola tidak ingin dipecat akhir musim nanti karena sangat betah di City. 

Guardiola mulai melatih City tahun lalu. Sayangnya, di musim perdana, pria Spanyol itu gagal mempersembahkan satu gelar juara pun.

Pep Guardiola © Pep Guardiola (AFP/Glyn Kirk) Pep Guardiola

Beruntung Guardiola tidak dipecat. Manajemen City masih memberikan kepercayaan kepada Guardiola. Eks arsitek Barcelona itu kemudian dimodali dana besar untuk belanja pemain.

Di awal musim 2017-2018, Guardiola mampu memberikan bukti dengan membawa City memuncaki klasemen Liga Inggris. Manchester City menang delapan kali dan hanya imbang sekali dalam sembilan laga awal di semua kompetisi musim ini.

Guardiola berharap start bagus ini terus berlanjut hingga akhir musim. Pasalnya, dia ingin memberikan gelar juara agar tidak dipecat oleh Manchester City. Guardiola sadar nasibnya ditentukan oleh berapa banyak gelar yang didapat.

"Saya tidak bisa menyangkalnya ini untuk memenangkan gelar. Semua orang mengharapkan itu. Kami akan dinilai berdasarkan berapa banyak gelar yang kami menangkan. Tanpa itu, kami akan gagal. Kami tahu itu," ujar Guardiola kepada BBC.

"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Saya begitu bahagia bisa berada di sini. Tapi itu semua tergantung pada kesuksesan yang Anda miliki. Di klub besar seperti City, jika Anda tidak menang, maka Anda tidak dapat bertahan," tegas Guardiola.

LAINNYA DARI LIPUTAN 6

image beaconimage beaconimage beacon