Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Oliver Kahn: Julian Nagelsmann Terlalu Muda Untuk Bayern Munich

logo Goal.com Goal.com 09/11/2017

Kiper legendaris ini mengatakan Bayern tidak perlu menunjukkan bos Hoffenheim Nagelsmann karena dinilai belum siap menukangi tim besar.


Juru taktik HoffenheimJulian Nagelsmann masih terlalu muda untuk menjadi pelatihBayern Muunich dan klub harus mempertimbangkan filosofitersebut untuk menemukan suksesor jangka panjang Jupp Heynckes,menurut Oliver Kahn.

Heynckes kembali dari masa pensiun untuk menukangi raksasaBundesli ini bulan lalu menyusul pemecatan Carlo Ancelotti, namunpelatih veteran ini merangkai empat kemenangan beruntun di liga,termasuk dalam Klassiker kontra Borussia Dortmund.

Namun, pria 72 tahun ini hanya mendatangani kesepakatan hinggaakhir musim dan mengindikasikan tidak akan melatih untuk jangkawaktu panjang, setelah meninggalkan Allianz Arena pada Juni2013.

© 2017 Goal.com

Mantan arsitek Borussia Dortmund Thomas Tuchel dan Nagelsmanndisebut masuk incaran, tapi Kahn menilai masih terlalu dini membukapintu untuk pelatih 30 tahun ini, yang membawa Hoffenheim ke LigaChampions.

SIMAK JUGA - Nagelsmann: Rumor Ke Bayern Adalah Lelucon

“Jupp Heynckes hanya sebuah solusi untuk saat ini,” kata Kahnkepada Omnisport, bicara di acara Golden Foot Hublot di Monaco.

“Sebuah solusi yang sangat bagus, tapi bukan solusi untuk masadepan.

“Ini akan sangat sulit untuk Bayern menemukan pelatih di masadepan. Karena sulit mengatakan filosofi pelatih mana yang dimilikiBayern. Tipe pelatih seperti apa yang mereka ingin?

“Anda menyebutkan beberapa nama seperti Julian Nagelsmann atauThomas Tuchel. Mereka pelatih yang sangat menarik tapi saya pikirNagelsmann, setelah sukses bersama Hoffenheim, masih terlalu mudauntuk Bayern. Masih terlalu dini untuknya.

“Thomas Tuchel sangat bagus, tapi apakah ia akan cocok dengansistem Bayern, sulit mengatakannya.”

Kahn menambahkan, Bayern perlu mempertimbangkan masak-samak tipepelatih yang mereka inginkan.

“Masalah Bayern Munich adalah mereka tidak mengembangkanfilosofi mereka. Mereka juga tidak mengembangkan pelatih dariakademi,” imbuh eks kiper Jerman ni.

“Dan itu sebabnya sulit bagi Bayern menemukan pelatih sempurnauntuk masa depan.”

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon