Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Paulinho Yang Penuh Keraguan

logo Goal.com Goal.com 15/08/2017

Melihat kualitas, perjalanan karier, dan usianya, keputusan Barcelona merekrut Paulinho diselimuti banyak tanda tanya.

Barcelona resmi mendatangkan rekrutankeempatnya di bursa musim panas ini, dalam diri Paulinho. Gelandang internasional Brasil itu jadirekrutan termahal mereka di jendela transfer kali ini, lewatbanderol €40 juta dari Guangzhou Evergrande.

Banyak dari Anda mungkin tak begitu mengenal siapa Paulinho,tapi dia sebenarnya tidak seasing itu. Pertama kali nama Paulinhoterdengar dunia terjadi tatkala dirinya tampil brilian bersamaTimnas Brasil di Piala Konfederasi 2013.

Paulinho jadi pilar Brasil di lini tengah sebagai gelandang boxto box. Dia mungkin tak berteknik tinggi seperti para pemain Sambakebanyakan, tapi dirinya punya stamina luar biasa, kejelian dalammelepas tekel, serta tembakan geledek yang akurat.

Kesuksesannya membawa Seleccao jadi kampiun Piala Konfederasi2013, menerbangkannya ke Eropa bersama Tottenham Hotspur. Sayangpetualangannya tak berjalan sesuai eksepktasi hingga kemudian'menghilang' ke Tiongkok, sebelum kembali lagi ke Benua Biru denganBarca.

SIMAK JUGA: Barca Konfirmasi PerekrutanPaulinho

Kehadiran Paulinho membawa dimensi baru di lini tengah Barca.Untuk pertama kali setelah sekian lama, Blaugrana kembali mempunyaipemain yang lebih mengandalkan otot dibanding skill. Sejauh matamemandang, mereka terakhir memilikinya dalam diri EmmanuelPetit.

Dalam skema 4-3-3 khas Barca yang bakal dipertahankan ErnestoValverde, Paulinho bisa memerankan semua posisi di lini tengah.Entah sebagai pendamping, jangkar, bahkan gelandang serang. Namunposisi idealnya adalah sebagai pendamping, yang bertugas merebutbola.

Logikanya Paulinho ideal mengisi peran Ivan Rakitic, yangbiasanya jadi penamping Andres Iniesta dan Sergio Busquets di linitengah. Namun melihat kebutuhan Barca sekarang, eks Corinthianstersebut diproyeksikan sebagai gelandang jangkar, bersaingkompetitif dengan Sergio Busquets.

Dibekali stamina tinggi, kejelian dalam melancarkan tekel, dantendangan geledek, kelebihan lain Paulinho yang tak dimilikimayoritas gelandang Barca adalah insting mencetak gol-nya.Sepanjang karier dia sudah mengukir 99 gol di level klub. Sangattinggi untuk ukuran gelandang perebut bola. Di level Timnas,baru-baru ini dirinya juga torehkan hat-trick dalam duel sulithadapi Uruguay.

SIMAK JUGA: Paulinho Ke Barca, Neymar UcapkanSelamat

Namun harus diakui jika kehadiran Paulinho di Barca lebih terasaberaura negatif ketimbang positif. Di samping segala kelebihan yangdimilikinya, terdapat keraguan besar akan kapabilitasnya membelatim sebesar Los Cules.

Paulinho bisa jadi blunder lain untuk Barca di lini tengahselayaknya Alexander Hleb, Alex Song, hingga yang terbaru AndreGomes. Dibeli dengan harga tinggi, tapi tak dipandang sebagaibintang dan tampak tak sesuai dengan filosofi tiki-taka Barca.

Paulinho mungkin mampu mencuri perhatian di Tiongkok dan bangkitbersama Timnas Brasil, tapi fakta itu tak lantas membuatnya jadibintang besar. Dia cuma punya pengalaman satu setengah musimberkarier di Eropa -- yang berlangsung buruk -- dan usianya sudahmenginjak 29 tahun.

Paulinho est devenu le quatrième transfuge le plus cher de l'histoire du Barça. Quels sont les joueurs qui composent le Top 15 de ce classement ? © 2017 Goal.com Paulinho est devenu le quatrième transfuge le plus cher de l'histoire du Barça. Quels sont les joueurs qui composent le Top 15 de ce classement ?

Barca juga salah besar jika memang benar berencana menempatkanPaulinho sebagai jangkar pembagi bola. Dia mampu, tapi minim skill,dan visi permainannya tak seluas ekspektasi Tim Catalan. Gayabermainnya cenderung pragmatis jika dibandingkan filosofi klub.

SIMAK JUGA: Pauinho Disarankan Lupakan UangTiongkok

Pertanyaan besar lainnya adalah kesediaan Barca menggelontorkandana hingga €40 juta, untuk pemain berusia 29 tahun. Selain jadipembelian termahal mereka di bursa musim panas ini, banderoltersebut jadi termahal keempat sepanjang sejarah klub.

Padahal sebelumnya Barca menjanjikan gelandang yang secara namamaupun kualitas lebih besar dan ideal dengan filosofi klub, sepertiMarco Verratti dan Jean Michael Seri. Keduanya bahkan sempatterang-terangan menyatakan minat hijrah ke Camp Nou.

Namun usaha Barca dinilai kurang keras untuk mendapatkan mereka,kendati miliki modal transfer sebesar €222 juta dari hasilpenjualan Neymar. Terutama Seri, yang usianya masih 26 tahun,dijuluki "Xavi dari Pantai Gading", dan 'hanya' dibanderol €40juta.

Ya, begitu besar keraguan yang hinggap pada Paulinho karena klubyang dibelanya adalah Barca. Sebuah tim yang di setiap musimnyaselalu jadi unggulan raih semua trofi, baik di Spanyol maupunEropa. Kini segalanya tergantung pada Paulinho dan bagaimanaValverde memaksimalkan potensi putra asli Sao Paulo tersebut.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon