Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Pecat Craig Shakespeare, Jamie Redknapp Kritik Leicester City

logo Goal.com Goal.com 18/10/2017

Redknapp menyebut banyak orang semakin kurang bersimpati pada Leicester setelah pemilik klub kembali memecat manajer.


Mantan pemain Liverpool Jamie Redknapp mengkritisi keputusanLeicester City yang baru saja memecat Craig Shakespeare.

© 2017 Goal.com

Redknapp menilai pemilik Leicester begitu gegabah dan itumenunjukkan jati diri mereka sebenarnya. Dalam keterangannya kepadaSky Sports, Redknapp mengatakan: “Ini menjadi bukti akan mereka.Para pemilik ini hanya melihat timnya dan tidak paham mengapamereka tidak berada di puncak liga.

“Mereka [Leicester] sukses meraih pencapaian luar biasa disepakbola. Ketika mereka memenangkan liga, mereka punya tim yanghebat.

“Namun seketika Anda mendapati laju buruk, alih-alih memberisedikit waktu, mereka justru berkata ‘tidak, mari pecat manajer.’Saya rasa itu tidak berguna, sampah.

“Dengan cepat mereka kehilangan cinta [dari banyak orang]. Inimemalukan. Mereka perlu berkaca dan menyadari bahwa mereka tidakbisa terus-terusan memecat manajer. Anda takkan pernah sukses jikaseperti itu.”

Shakespeare sendiri ditunjuk menangani tim utama Leicester sejakFerburari kemarin, dengan ia dipercaya menggantikan tugas ClaudioRanieri yang dipecat setelah mampu membawa klub berjuluk The Foxestersebut ke tangga juara.

Eks asisten Ranieri itu kemudian berhasil mengalahkan Liverpool3-1 di laga pertamanya sebelum membawa Leicester menyingkirkanSevilla sehingga menembus perempat-final.

Tiga kemenangan beruntun di semua kompetisi pada awal masajabatannya membuat Shakespeare dipercaya menjabat sebagai manajerinterim hingga akhir musim 2016/17.

Dia kemudian membawa Leicester menjauh dari zona degradasi dankarena itu ditunjuk sebagai manajer permanen pada Juni lalu dengankontrak berdurasi tiga tahun.

Akan tetapi yang bersangkutan hanya bertahan sebentar menyusulawalan buruk klub di musim ini, yang membuat mereka tertahan diurutan ke-18 di tabel klasemen Liga Primer, hingga akhirnya pihakklub mengambil keputusan untuk mendepaknya.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon