Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Pelatih Ogah Salahkan Wasit, Kapten Arema FC Cemberut

logo Goal.com Goal.com 15/10/2017

Joko menyebutkan pemain tidak perlu panik bila mereka mampu memaksimalkan peluang sebelum injury time.

Pemandangan menarik terlihat pascalaga AremaFC kontra PS TNI yang berakhir imbang 1-1 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu(14/10) malam WIB. Ini disebabkan pelatih Arema Joko Susilo dankapten tim Johan Ahmat Farizi berbeda pendapat mengenaikepemimpinan wasit.

Menjelang pertandingan berakhir, Farizi memang terlihat begituemosional kepada wasit Moch Adung. Beberapa kali Farizi memegangtangan wasit, dan menunjuk jam mempertanyakan tambahan waktu.Farizi menyatakan sangat kecewa dengan wasit. Menurutnya, wasittelah keliru mengambil keputusan perpanjangan waktu.

“Saya melihat di jam wasit jika waktu menunjukkan menit 37lebih. Seharusnya ada waktu tambahan hingga tujuh menit. Namunwasit hanya memberikan waktu empat menit saja. Saya kecewa dengankepemimpinan wasit,” cetus Farizi.

Namun, Joko tidak setuju. Menurut Joko, pemain tidak akan panikkalau mereka bisa memaksimalkan tiga peluang menjadi gol sebeluminjury time. Joko pun enggan mengambinghitamkan pengadillapangan.

“Saya memang kecewa wasit, tapi ya tadi waktu pertandingan.Alasan wasit adalah hal yang basi. Tidak boleh alasan itudiungkapkan, karena saya tidak suka mengomentari wasit,” tegasnyayang langsung disambut muka cemberut Farizi.

© 2017 Goal.com

Terkait kegagalan mendulang angka penuh di empat laga secaraberuntun, Joko menganggap Arema sedang tidak beruntung. Jokomenyebutkan Arema banyak menciptakan peluang, namun gagal menjadigol. Joko juga menolak berkomentar jika penampilan anak asuhnyamenurun akibat keterlambatan gaji.

“Apa mau dikata, kami menciptakan banyak peluang namun kamitidak bisa mencetak gol. Ini mungkin yang akan terus kamiperbaiki,” jelas Gethuk, sapaan Joko.

“Saya juga tidak mau berkomentar masalah nonteknis. Saya fokuskepada teknis. Saya tidak mau berkomentar masalah nonktenis sepertiitu [gaji]. Kami akan meningkatkan diri secara teknis saja.”

Di sisi lain Joko juga tidak peduli dengan kepastian Aremabertahan di Liga 1, menyusul kekalahan 3-2 yang didapat PerseruSerui dari Sriwijaya FC. Dengan lima pertandingan sisa, Perseruhanya bisa mendapatkan poin maksimal 40. Sedangkan Arema kini sudahmengumpulkan nilai 42.

“Kami akan tetap fight hingga akhir musim biarpun sudah lolos,”tutupnya. (gk-48)

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon