Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Pemilik Baru AC Milan Diinvestigasi Pemerintah Tiongkok

logo Goal.com Goal.com 22/06/2017

Regulator perbankan Tiongkok dilaporkan menggelar investigasi terhadap beberapa investasi di luar negeri, termasuk proses akusisi I Rossoneri.

OLEH DEDE SUGITA Ikuti di twitter

Beberapa investasi Tiongkok di luar negeri menjadi targetinvestigasi pemerintah Negeri Tirai Bambu, termasuk proses akuisisiAC Milan.

Klub Serie A Italia itu telah resmi diambil alih Rossoneri SportInvestment yang dikepalai investor Tiongkok Li Yonghong beberapawaktu silam.

Pergantian pemilik tampak menjanjikan masa depan cerah untukMilan, yang langsung aktif berbelanja pada jendela transfer musimpanas ini. Sedikitnya empat wajah baru sudah digaet dalam diriMateo Musacchio, Andre Silva, Ricardo Rodriguez, dan FranckKessie.

Namun, "bulan madu" Il Diavoli dan sang bos anyar kini tergangguberita tak sedap.

SIMAK JUGA: Geliat Milan Membangun TimImpian

Menurut surat kabar finansial terkemuka Financial Times,bank-bank pemberi pinjaman di Tiongkok telah mendapat instruksidari Komisi Regulator Perbankan Tiongkok untuk memeriksa "risikosistematis" yang ditimbulkan oleh "beberapa perusahaan besar" dalaminvestasi luar negeri mereka.

Perusahaan-perusahaan besar ini mencakup Rossoneri SportInvestment, juga Fosun International selaku pemilik klub InggrisWolverhampton Wanderers, Dalian Wanda Group yang memiliki 20 persensaham Atletico Madrid, dan konglomerat Tiongkok HNA.

© 2017 Goal.com

Komisi Regulator Perbankan Tiongkok prihatin dengan penggunaanmetode finansial berisiko tinggi, termasuk melalui penerbitanobligasi berbunga tinggi kepada para investor.

Grup pimpinan Yonghong diketahui membutuhkan investasi dariElliott Management, pengelola investasi global (hedge fund) yangberbasis di Amerika Serikat, untuk merampungkan akuisisi Milan.Untuk informasi, Milan dijual dengan nilai total €740 juta,termasuk utang €220 juta.

Sejauh ini tidak ada tuduhan pelanggaran apa pun yangdialamatkan kepada perusahaan-perusahaan yang diinvestigasi, namunharga saham perusahaan-perusahaan tersebut telah merosot.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon