Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Pep Guardiola Sambut Fergie Time Ala Manchester City

logo Goal.com Goal.com 04/12/2017

Empat kemenangan terakhir City ditentukan oleh gol di menit-menit terakhir pertandingan.

Memasuki periode tengah musim yang sibuk, Manchester City terus melanjutkan catatan kemenangan beruntunmereka. Namun belakangan ini, The Citizens harus menunggu hinggapenghujung laga untuk bisa memastikan raihan tiga poin.

Dimulai dengan partai Liga Champions melawan Feyenoord (1-0)pada 22 November lalu yang ditentukan oleh gol Raheem Sterling dimenit ke-88. Sterling lantas kembali menjadi pahlawan denganmencetak gol penentu melawan Huddersfield Town (2-1, menit 84) danSouthampton (2-1, menit 96).

Terbaru, City kembali mencetak gol terlambat saat menjamu WestHam United, Minggu (3/12). Kali ini, giliran David Silva yangmenjadi pahlawan lewat gol akrobatiknya di menit ke-83 untukmemastikan City unggul 2-1 sekaligus mencatatkan kemenanganberuntun ke-13 di Liga Primer Inggris musim ini.

Seiring berlanjutnya tren kemenangan dramatis City tersebut,media pun mengaitkannya dengan Fergie Time. Istilah ini begitupopuler untuk menggambarkan Manchester United era Sir Alex Fergusonyang hobi mencetak gol di akhir pertandingan.

Pep Guardiola Manchester City 29112017 © 2017 Goal.com Pep Guardiola Manchester City 29112017

Manajer The Citizens Pep Guardiola mengaku tidak masalah jika timnya memiliki FergieTime-nya sendiri. “Saya pernah mendengar istilah itu, Fergie Time,”katanya selepas laga kontra West Ham.

“Saya belum berada di sini dalam periode itu, tetapi tentu sajakami harus bisa memiliki Fergie Time kami sendiri. Pada akhirnya,ini adalah tentang bagaimana kami menunjukkan performa pantangmenyerah sampai akhir laga.”

“Semua ini terjadi karena lawan tidak ingin bermain, hanya inginbertahan. Maaf, saya tidak bermaksud menghakimi lawan. Tetapi jikakami bisa mengambil manfaat dari Fergie Time, maka sayamenyambutnya dengan senang hati,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Guardiola juga mengakui jika City bermain denganformasi 4-2-4 di babak kedua saat melawan West Ham. Sergio Aguerodan Gabriel Jesus bermain bersama sebagai striker, dibantu LeroySane dan Raheem Sterling di kedua sayap serta ditopang oleh KevinDe Bruyne dan David Silva di tengah.

“Normalnya, saya tidak bermain seperti ini: dua striker, duasayap. Hari ini saya belajar hal baru dalam menyerang. Jadi, iniadalah kabar bagus untuk saya. Di laga berikut, saat melawan timyang bermain seperti Huddersfield, Southampton, West Ham, kami bisabermain seperti ini lagi. Tentu saja dengan gairah dan kualitasyang sama,” jelasnya.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon