Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Perdamaian The Jakmania & Bobotoh Terjadi Di Bekasi

logo Goal.com Goal.com 29/07/2017

Dua kelompok suporter yang sudah lama berseteru itu berbaur di Stadion Patriot dalam aksi damai, Jumat (28/7) malam.

Siapa yang tidak tahu Bobotoh/Viking dan The Jakmania? Siapa juga yang tidak tahu perseteruan kedua pendukung Persib Bandung dan Persija Jakarta itu? Ya, belasan tahun mereka menyimpan perasaan saling benci satu sama lain.

Setiap laga Maung Bandung kontra Macan Kemayoran, pasti menyedot perhatian khalayak sepakbola nasional dan setiap kali itu pula berakhir dengan kericuhan dan tak jarang menimbulkan korban jiwa.

Yang teranyar adalah Ricko Andrean, pendukung Persib yang harus meregang nyawa setelah beberapa hari dirawat intensif di rumah sakit karena menjadi korbang babak belur karena dikeroyok, naasnya itu dilakukan oleh sesama Bobotoh yang mengira Ricko adalah pendukung Persija.

Suporter Persib Bandung - Bobotoh © 2017 Goal.com Suporter Persib Bandung - Bobotoh

Setelah kejadian tersebut, lini masa Twitter di penuhi dengan romantisme dari kedua kubu. Saling balas cuitan, namun kali ini terasa teduh karena tak ada cuitan yang menebar kebencian lagi. Yang ada hanya rasa belasungkawa dari The Jakmania atas berpulangnya Ricko.

Meninggalnya Ricko seperti membuka mata dan hati semua pihak. Kejadian tersebut sepertinya memberikan momentum yang selama ini didambakan oleh kedua kubu yaitu, PERDAMAIAN!

Dan malam ini hal tersebut tercipta. Percaya atau tidak, kedua kubu yang selama belasan tahun ini berseteru bisa bersatu dan berbaur satu sama lain di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi yang merupakan daerah perbatasan yang rawan konflik dan sering terjadi tawuran.

Ratusan Bobotoh/Viking dan The Jakmania berkumpul di depan Stadion Patriot untuk melakukan aksi damai dengan tajuk "1000 lilin untuk Ricko".

Jika tidak sekarang, harus menunggu sampai kapan? Sampai keluarga kita jadi korban? Atau sampai diri sendiri menjadi korban dari rivalitas yang sudah kelewat batas ini?

Jalan sudah dibukakan, para pendukung kedua tim yang berada di garis depan atau perbatasan daerah sudah menginisiasi sebuah pergerakan untuk meredam semua kebencian yang selama ini ada.

Kini, tinggal bagaimana semua pihak yang terlibat bisa mendukung dan mengawal hingga benar-benar terciptanya kedamaian. Jangan sampai dikemudian hari, anak dan cucu kita ikut terbawa arus kebencian yang sebenarnya tidak mereka tahu apa akar permasalahannya.

TIDAK ADA SEPAKBOLA YANG SEHARGA NYAWA!(gk-52)

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon