Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

PREVIEW Liga 1: Madura United – Bhayangakara FC

logo Goal.com Goal.com 08/11/2017

Madura United mengandalkan suara suporter di luar stadion, sementara Bhayangakara FC usung permainan kolektivitas.

Madura United tidak ingin membuang kesempatan menjadi juaraLiga 1. Salah satu kans untuk menjaga asa tersebut adalah saatmenjamu Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bangkalan, Rabu (8/11) malamWIB.

Kemenangan dengan skor minimal 1-0, atau berselisih dua gol akanmengangkat posisi Madura United ke peringkat dua klasemensementara. Ini bisa terjadi, karena Madura United unggulhead-to-head setelah di putaran pertama menelan kekalahan 2-1.

Laskar Sape Kerrab wajib memenangi laga ini. Sebab, hasil imbangmembuat peluang Madura United menjadi kampiun tertutup. PelatihGomes de Oliviera mengakui duel melawan Bhayangkara FC tidak akanmudah, namun ia tetap optimistis.

“Pokoknya kami harus membalas kekalahan di pertemuan pertama.Kami juga main di kandang sendiri, meskipun suporter tidak bisamasuk ke dalam stadion. Mereka tetap mendukung di luar stadion.Kami bisa mendengarkan suara mereka selama 90 menit, dan tidakberhenti. Itu membangun motivasi untuk memenangkan laga,”tegasnya.

© 2017 Goal.com

“Mereka tim bagus, dan sekian lama memimpin klasemen. Merekamasih punya peluang untuk juara. Kami harus benar-benar berjuang,karena kami juga mencari prestasi. Kami harus menangkan duapertandingan terakhir untuk mendapat prestasi.”

Sementara itu, Bhayangkara FC telah mengetahui kekuatan MaduraUnited. Pelatih Simon McMenemy mengajak anak asuhnya menyaksikanpertandingan Madura United kontra Barito Putera agar bisa melakukananalisa kelebihan dan kelemahan lawan.

“Selama dua hari kami berlatih khusus untuk menghadapi MaduraUnited. Ketika mereka melawan Barito, kami secara langsungmelakukan analisa dan evaluasi permainan mereka. Dari situ kamicoba terapkan hasilnya selama berlatih. Mudah-mudahan apa yang kamilatih bisa berjalan di lapangan,” ungkap asisten pelatih IbnuGrahan.

“Kami juga sudah mengalami banyak pertandingan dan pengalamanselama kompetisi. Banyak penyerang bagus di Bali United ataupun PSMMakassar, jadi menghadapi penyerang lawan yang bagus itu sudahbiasa. Permainan kami mengandalkan kolektivitas, siapa terdekat ituyang dimatikan. Tidak hanya Thiago [Furtuoso] dan [Peter]Odemwingie, tetapi juga Bayu Gatra ataupun Fandi Eko Utomo.”

Terkait kemenangan Bali United atas PSM yang semakinmeruncingkan perburuan juara, bek Bhayangakara FC Alsan Sandaenggan ambil pusing. Menurutnya, dua kemenangan di laga tersisasudah cukup bagi timnya menyalip di tikungan terakhir.

“Tidak apa-apa meskipun Bali bisa menang, dan saat melawanPersegres Gresik United menang lagi. Sekarang terpenting tim kami.Kalau kami bisa dapat tiga poin terus di dua laga, itu sudah cukupuntuk kami,” kata Alsan. (gk-62)

Berikut prakiraan susunan pemain kedua tim:

Madura United: Hery Prasetyo; Fabiano Beltrame, FachruddinWahyu, Andik Rendika Rama, Rendi Siregar, Asep Berlian, Fandi EkoUtomo, Engelberd Sani, Bayu Gatra, Greg Nwokolo, PeterOdemwingie.

Bhayangkara FC: Awan Setho; Jajang Mulyana, Otavio Dutra, I PutuGedhe, M. Fatchurohman, Lee Yoo Joon, T. M. Ichsan, Wahyu SuboSeto, Guy Junior, Segio Moreira, Ilija Spasojevic.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon