Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

PSSI Dukung Penyelenggaraan Bengawan Cup 2017

logo Goal.com Goal.com 02/11/2017

Bengawan Cup 2017 bakal berlangsung pada 17-24 Desember mendatang.

Jelang tutup tahun PSSI bersama Kaukus Anak Gawang (KAG)melakukan sinkronisasi program sepakbola wanita di Tanah Air.Bersama-sama bersiap saling mensukseskan pelaksanaan Piala Pertiwidan Bengawan Cup III 2017.

Piala Pertiwi 2017 rencananya bergulir di Palembang pada 3-15Desember mendatang. Event ini digelar PSSI dalam rangka persiapanmenuju Asian Games 2018, tepatnya saat Indonesia menjadi tuanrumah.

Sedangkan Bengawan Cup III 2017 yang dijadikan KAG sebagai wadahkampanye sepakbola wanita di Indonesia, bergulir di Stadion R.Maladi Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, pada 17-24 Desember 2017.

Meski sama-sama memainkan tim putri, Piala Pertiwi 2017direncanakan akan melibatkan tim daerah dengan membawa bendera PSSIAsosisasi Provinsi. Sedangkan, Bengawan Cup III 2017, seperti tahunlalu dengan peserta klub putri.

Dalam diskusi yang berlangsung beberapa hari lalu, terkaitpengembangan dan pembangunan sepak bola wanita di Indonesia, PSSIdan KAG bersepakat saling mendukung sesuai posisi, kapasitas, dankewenangan masing-masing.

Kendati tim yang berlaga di masing-masing event berbeda, tapiada kemungkinan irisan terkait pemain. Ada peluang pemain dariklub, juga di panggil masing-masing Asprov PSSI untuk tampil diPiala Pertiwi Cup 2017.

Untuk memastikan, kemungkinan beberapa pemain klub yang tampilBengawan Cup III 2017 dipanggil memperkuat Asprov PSSImasing-masing daerah, KAG akan intens berkomunikasi denganklub.

Bengawan Cup III 2017 sendiri, direncanakan melibatkan delapanklub yang berasal dari enam provinsi. Di setiap daerah tidak hanyaada satu klub. Jika ini jadi topik diskusi, lebih karenamasing-masing mencoba saling menjaga.

Kantor PSSI © 2017 Goal.com Kantor PSSI

"PSSI hanya mengingatkan terkait recovery fisik, takut nanti adapemain yang bermain di Piala Pertiwi saat kembali membela klub diBengawan Cup III 2017 tidak optimal. Tapi, terkait ini nanti akankami sampaikan ke klub," ujar Heru Pujihartono, Ketua Panitia PusatBengawan Cup III 2017.

Saat ini, panitia masih meyakini pemain yang direkrut Asprovuntuk tampil di Piala Pertiwi 2017, tidak hanya bersumber dari satuklub. Jika ada, seperti akan ada solusi, karena rata-rata klubmember KAG memiliki stok pemain cukup.

Saat disinggung, apakah Bengawan Cup III 2017 juga akandijadikan PSSI sebagai sarana untuk berburu pemain untuk memperkuatTimnas, Heru menjelaskan sepenuhnya kewenangan ada di federasi.

Tapi guna memastikan standar pertandingan di Bengawan Cup III2017 sesuai dengan standar yang dijadikan acuan PSSI sebagai saranaruang pantau pemain, beberapa masukan teknis dari federasi jugaakan dilakukan.

"Seperti soal laws of the game, untuk menjaga ini, kami akanmenggunakan perangkat pertandingan dari federasi. Terkait ini PSSIsiap mendukung, bisa lewat Asprov atau Asosiasi Kota. Yang pentingberafiliasi dengan PSSI," ujarnya.

Di luar terkait sepak bola yang tunduk penuh ke federasi, dalampertemuan dengan PSSI yang langsung diwakili Ratu Tisha Destria,bersama KAG, Heru menyampaikan seperti tahun-tahun lalu BangawanCup didedikasikan 100 persen untuk sepakbola Indonesia.

"Segera rekomendasi akan kami terbitkan. Yang terpenting,bagaimana permainan tetap berada di jalur Laws of the Game,tentunya dengan menggunakan wasit PSSI. Sama, nanti di PialaPertiwi juga tidak atas batas usia," ujar Ratu Tisha di sela-selamenerima perwakilan KAG dan juga panitia pusat Bengawan Cup III2017.

KAG sendiri, yang sejak awal pelaksanaan Bengawan Cup mencobaterus meningkatkan kualitas pelaksanaan, bukan hanya terkait aturandasar sepak bola, tapi juga berpikir terkait penyajian event.

Keinginan menghadirkan simulasi kompetisi profesional, samaseperti saat dimainkan di liga pria, beberapa terobosan juga terusdioptimalkan. Dari pengelolaan materi pertandingan, media, hinggaproduksi siaran via live streming juga disiapkan.

Setelah mendapat masukan berharga dari Ratu Tisha, terkaitbeberapa teknis pertandingan, KAG sudah diberikan waktu khususuntuk dapat bertemu dengan operator kompetisi profesional di tanahair, PT Liga Indonesia Baru.

"Keinginan kami memberi kesempatan kepada putri-putri bangsamenikmati sepak bola, sama seperti saat dimainkan kaum adam, jugamendapat dukungan dari PT LIB. Tentu momen berharga buat kami untukbelajar banyak dari ahlinya," ujar Achmad Jaenuri, KoordinatorKAG.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon