Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

PSSI Panggil PT LIB Terkait Kasus Mitra Kukar

logo Goal.com Goal.com 09/11/2017

PSSI juga menegaskan sudah mengirimkan surat sanksi ke Mitra Kukar dan meminta klub lebih peduli terhadap pengelolaan harian.


PSSI bakal memanggil PT Liga Indonesia Baru (LIB), hari ini.Pertemuan ini dilakukan untuk meminta penjelasan dari LIB terkaitkasus sanksi untuk Mitra Kukar.

Seperti diketahui, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI sebelumnyasudah memberikan sanksi untuk gelandang Mitra Kukar Mohamed LamineSissoko untuk tak bisa bermain melawan Bhayangkara (3/11) FC danPersiba Balikpapan (11/11). Namun ternyata, Mitra Kukar tetapmemainkan eks pemain Juventus itu pada laga melawan Bhayangkarayang berkesudahan imbang 1-1.

Mitra Kukar beralasan, mereka belum menerima surat sanksi yangdiputuskan tanggal 28 Oktober 2017 itu, hingga hari pertandinganberlangsung. Bahkan, mereka membeberkan bukti tak ada nama Sissokodalam nota larangan bermain (NLB) yang diterbitkan oleh LIB untuklaga tersebut. Yang ada hanyalah nama Herwin Tri Saputra (MitraKukar) dan Indra Kahfi Ardhiyasa (Bhayangkara).

Namun Komdis sudah memberikan keputusan teranyar, bahwa MitraKukar tetap dianggap bersalah dengan memainkan pemain tidak sah,sehingga dinyatakan kalah 3-0 dari Bhayangkara plus denda Rp100juta.

Ratu Tisha © 2017 Goal.com Ratu Tisha

"Surat Komdis pasti dikirimkan langsung usai sidang, dan itumelalui sistem. Kalau pertanyaannya apakah NLB-nya dikirim? Teknistersebut ada di LIB. Harusnya iya. Besok (hari ini) akan ada sidanglanjutan untuk mendengarkan penjelasan LIB," ucap Ratu TishaDestria, sekretaris jenderal PSSI kepada Goal Indonesia.

"Usai besok (hari ini) akan lebih jelas perihal teknis. Tapitidak akan mengubah substansi," tegasnya.

Mitra Kukar sendiri melalui direktur operasionalnya, Suwanto,menuturkan pihaknya memang memiliki dua alamat email. Email pertamayang dipegang oleh manajemen klub dan yang satu lagi adalah emailyang dipegang oleh ketua umum Mitra Kukar Endri Erawan. Di lainpihak, PSSI memastikan telah mengirimkan surat sanksi itu padatanggal 31 Oktober 2017.

"Surat sudah mereka (Mitra Kukar) terima, dikirim ke alamatemail resmi yang sama yang terdaftar sejak awal musim. Sayaberharap fokus ke substansinya, bukan cari salah-salahan siapanerima, atau mungkin enggak kekirim. Itu tidak mengubah kondisibahwa telah dimainkannya pemain tidak sah. Ada pelanggaran disiplinyang terjadi di situ," tutur wanita lulusan FIFA Master itu, seakanmengisyaratkan keputusan Komdis sulit diubah.

"Ditambah, sebagai klub profesional, tidak ada alasan untuktidak peduli terhadap hal-hal pengelolaan harian. Mulai darimenyangkut status pemain, ataupun administrasi," jelasnya.

Keputusan komdis ini menjadi polemik, karena hal itu membuatBhayangkara langsung melesat ke puncak klasemen Liga 1 2017.Bhayangkara sendiri sudah memastikan menjadi juara Liga 1 2017setelah menaklukkan Madura United dengan skor 3-1 di Stadion GeloraBangkalan, Rabu (8/11) malam.

Lantaran kemenangan itu, Bhayangkara kini mengumpulkan 68 poin.Dengan hanya tersisa satu pertandingan, jumlah poin itu sebenarnyabisa disamai Bali United yang kini ada di peringkat kedua dengan 65poin. Itu jika pada laga terakhir Bali United menang danBhayangkara kalah. Tapi Bhayangkara tetap berhak berada di puncakklasemen lantaran unggul head to head atas Bali United.

Namun kondisi itu bisa saja kembali berubah, jika Mitra Kukarmelakukan banding dan hasilnya Komisi Banding PSSI memutuskan untukmembatalkan keputusan Komdis. Tapi hingga saat ini belum dipastikanapakah Mitra Kukar bakal mengajukan banding atau tidak.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon