Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

PT LIB Tak Mau Salahkan PSSI Soal 'Play-Off' Khusus

logo Goal.com Goal.com 11/10/2017

PT LIB dan PSSI mempunyai persepsi yang berbeda soal kelolosan Persewangi dan PSBK.

Laga play-off khusus antara PSBK kontra Persewangi berakhir ricuh. © 2017 Goal.com Laga play-off khusus antara PSBK kontra Persewangi berakhir ricuh.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) tak mau menyalahkan PSSI terkaitperbedaan persepsi perhitugan kelolosan PSBK Blitar dan PersewangiBanyuwangi. Hal ini membuat polemik sehingga harus diadakan lagaplay-off khusus antara kedua tim.

Bila merujuk regulasi yang ada PT LIB menyebutkan Persewangiadalah tim yang seharusnya lolos ke play-off Liga 2 Grup H.Mengingat, mereka mempunyai head to head yang sama dengan PSBK,namun unggul produktivitas gol.

Di mana pada pertemuan pertama PSBK sanggup menang 2-0 diBlitar. Sementara ketika berlaga di Banyuwangi gantian Persewangiyang mampu meraih poin penuh dengan skor 2-1.

Tak terima dengan cara perhitungan kelolosan tersebut PSBKlangsung mengirimkan surat banding kepada PSSI. Akhirnya, induksepakbola nasional ini mengabulkan permintaan PSBK sehingga adaplay-off khusus.

Tentunya hal tersebut menimbulkan tanda tanya besar. Sebab, PSSIsecara sepihak mengambil keputusan tanpa mengajak operatorkompetisi berunding. PT LIB juga menegaskan Persewangi merupakantim yang lolos sesuai dengan regulasi yang ada.

"Kewenangan murni ada di federasi. Kita harus hormati itukeputusan PSSI dan posisi liga menjalankan ini semuanya. Kita jugaberharap dengan ini menjadi sebuah pelajaran kesemuanya bahwapemahamanan regulasi harus dipegang baik-baik," kata COO PT LIBTigor Shalomboboy.

"Ini awalnya permasalahan head to head yang hitung prosesnnyaberbeda dan melebar kemana-mana. Kita juga berharap ini bisamenjadi terakhir dan di tahun berikutnya tidak terjadi lagi. Tapibicara lagi, ini semua ada kewenangan di federasi."

"Sampai hari ini pun, kami tetap Persewangi [yang lolos]. Tidakada surat dari liga yang menyatakan membatalkan ketetapan itu. Bagikami, apa yang kami lakukan dan menjadi pemahaman kami tenatanghead to head ya seperti itu," ia menambahkan.

Entah siapa yang harus disalahkan dalam kasus ini. PSSI dan PTLIB mempunyai pemahaman berbeda tentang kasus kelolosan kedua timtersebut.

Hasil tragis dialami Persewangi saat memainkan laga play-offkhusus kontra PSBK. Persewangi dinyatakan kalah 3-0 dan harusmembayarkan denda Rp100 juta karena pertandingan terhenti padamenit 86 akibat kericuhan di dalam lapangan.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon