Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Rafael Nadal Mengejar La Decima

logo tribunnews.com tribunnews.com 31/05/2017 Muhammad Barir

TRIBUNNEWS.COM - Petenis Spanyol, Rafael Nadal memulai usahanya mengejar "La Decima" atau gelar Ke-10 Prancis Terbuka. Petenis kidal itu menang mudah atas petenis tuan rumah, Benoit Paire 6-1, 6-4, 6-1, Senin (29/5).

Nadal menuntaskan pertandingan di babak pertama ini hanya dalam waktu kurang dari dua jam. Meski demikian, dia merasa masih belum sempurna dalam melepaskan servis.

"Bagi saya, penting untuk melepaskan servis dengan sedikit lebih baik dari apa yang saya lakukan hari ini ... Saya merasa bahwa beberapa saat saya tidak bisa melakukan servis dengan baik. Kalau yang lainnya, saya sudah puas," kata Nadal.

Paire, yang sebelum pertandingan ini disebut-sebut sebagai lawan berbahaya Nadal, bermain dengan lebih leluasa pada set kedua dengan memainkan reli di baseline sampai memimpin 4-3.

Namun Nadal segera bangkit, sedangkan Paire berulang kali memegangi perutnya setelah rehat medis yang membuat Nadal menggunakan sembilan dari sepuluh game terakhirnya untuk menyelesaikan pertandingan dalam waktu kurang dari dua jam.

Nadal yang sudah meraih juara Roland Garros sembilan kali itui kembali ingin membuat sejarah pada turnamen tenis lapangan tanah liat Eropa ini dengan mencari rekor 10 gelar juara Roland Garros.

Tidak ada petenis manapun baik pria ataupun wanita yang pernah memenangkan turnamen Grand Slam 10 kali di Era Terbuka (sejak April 1968).

Nadal yang berusia 30 telah memenangkan Masters Carlo Rolex ke-10, kemudian gelar juara yang ke-10 di Barcelona Terbuka, dan Mutua Madrid Open yang kelima dalam dua bulan terakhir.

Dengan kemenangannya pada hari Senin, ia memperpanjang catatan menang-kalahnya menjadi 18-1 selama turnamen di lapangan tanah liat tahun ini. Selain itu, dia memperpanjang catatan menang-kalah di Roland Garros menjadi 73-2.

Setelah mengalahkan Paire pada babak pertama, Dia sempat mengalami perlawanan petenis nomor 45 dunia itu pada babak Kedua, saat Paire dua kali mematahkan servis Nadal dan memimpin 3-1.

Namun Nadal bisa kembali mengendalikan permainan dan memenangkan beberapa set, memenangkan game kelima, kemudian pada skor 3-4, ia menghapus dua break point dan bertahan selama sembilan poin untuk menyamakan skor set kedua pada kedudukan 4-4.

Petenis Spanyol itu kemudian mempecundangi Paire, memukul bola dengan servis forehand untuk memimpin 5-4. Dia bertahan sampai 15 untuk memimpin.

"Setiap kali saya bermain melawan Rafa, permainannya tidak bagus. Satu-satunya saat ketika saya bisa mengidentifikasikan bola, saya hanya melihatnya dan saya hanya mencoba mengembalikannya ke lapangan," kata Paire yang kalah 0-3 melawan Nadal dalam catatan head to head ATP.

Rafael Nadal © zimbio.com Rafael Nadal

 "Dia luar biasa. Dia bergerak sangat cepat. Dia benar-benar lawan yang sulit sekali," katanya.

Nadal yang pada turnamen Prancis Terbuka tahun ini  menempati unggulan keempat, selanjutnya akan berhadapan dengan petenis Belanda, Robin Haase. Dalam catatan pertemuan, Nadal memimpin head to head dengan skor 2-0.

"Saya mengenalnya dengan baik dan dia mengenal saya dengan baik. Dia lawan yang berbahaya. Dia memukul bola dengan sangat keras. Jadi saya harus sangat fokus pada servis karena mengembalikannya bisa jadi sulit," kata Nadal.

"Saya akan melakukan yang terbaik, yang selalu saya lakukan saat berlatih, saat saya bermain. Saya mengeluarkan kemampuan bermain tenis terbaik ... Saya tidak terlalu terobsesi dengan sesuatu yang khusus, kecuali bahwa saya harus bermain tenis terbaik. Lalu kita lihat apa yang akan terjadi," kata Nadal.

Lainnya dari tribunnews.com

tribunnews.com
tribunnews.com
image beaconimage beaconimage beacon