Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Raih 100 Caps, Tim Cahill Bangga Pimpin Australia

logo Goal.com Goal.com 26/06/2017

Bintang veteran The Socceroos ini mengemas 100 caps saat melawan Cile, namun gagal meloloskan timnya ke semi-final Piala Konfederasi.

OLEH SANDYMARIATNAIkuti di Twitter

TimCahill mengaku bangga bisa terus menjadi ikon timnas Australiadan bahkan berhasil melakukannya hingga penampilannya yangke-100.

© 2017 Goal.com

Milestone spesial tersebut terjadi saat Cahill tampil membelaAustralia di laga pamungkas Grup B Piala Konfederasi 2017 melawanCile, Minggu (25/6). Ia tampil starter dan menjadi kapten, namuntetap tak sanggup mengantar The Socceroos lolos ke semi-finalseiring kedua tim bermain imbang 1-1.

Australia butuh kemenangan 2-0 atas Cile untuk bisa lolos darigrup. Harapan sempat muncul ketika James Troisi membuka keunggulan,namun gol balasan Martin Rodriguez memastikan Cile melaju kesemi-final dan menantang Portugal. Selepas laga, Cahill menanggapihasil tersebut sekaligus merefleksikan catatan individualnyaitu.

SIMAKJUGA: Cile 1-1 Australia

“Ketika saya memimpin, pemain lain akan mengikuti saya. Inibukan tentang 100 caps yang saya raih, melainkan tentang menerapkantaktik yang diinginkan pelatih,” ungkap penyerang berusia 37 tahunini.

“Kami berhasil membuat Cile kerepotan. Kami mendominasi sebagianbesar laga. Cile hanya memainkan bola panjang. Kami bisa mencetakgol dan seharusnya kami bisa menambah lagi. Namun, Cile adalahsalah satu tim dengan etos kerja terbaik. Senang bisa bermainmelawan tim terbaik dan mengetes diri dengan mereka.”

Meski timnya telah tersingkir, Cahill tetap optimistis denganprospek Australia di masa mendatang. Seperti diketahui, Australiaberevolusi di bawah arahan pelatih Ange Postecoglou dengan lebihbanyak mengandalkan penguasaan bola dan umpan-umpan pendek.

“Kami telah mengubah gaya permainan. Masyarakat Australia harusbangga dengan partisipasi kami di turnamen ini. Saya bangga denganpelatih saya. Kami bermain dengan cara yang sama, membangunserangan dari belakang. Fans mungkin sedikit frustrasi, tetapi kamimampu menguasai bola dengan baik,” imbuh topskor sepanjang masaAustralia ini.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon