Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Raja Pelatih Renang Indonesia, Radja Nasution Meninggal

logo tribunnews.com tribunnews.com 02/03/2017 Taufik Batubara

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tokoh renang Indonesia Radja Murnisal Nasution meninggal di Jakarta, Kamis (2/3/2017), dalam usia 66 tahun.

Radja, yang disebut Raja Pelatih Renang Indonesia karena tangan dinginnya sempat menjalani perawatan diabetes.

"Saya dan keluarga besar Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) berdukacita yang mendalam atas berpulangnya pelatih renang nasional Radja Nasution," ucap Ketua Umum PB PRSI Anindya N Bakrie, sebagaimana dikutip SuperBall.id dari akun Twitter resminya, Kamis (2/3/2017).

Menurut Anindya Bakrie, dedikasi dan sumbangsih Radja Nasutionkepada dunia renang sungguh luar biasa.

"Beliau juga ayah para perenang nasional berprestasi: Elfira, Elsa, Kevin, Akbar," kata Anindya Bakrie.

Jenazah Radja Nasution dimakamkan di Pemakaman Umum Tanah Kusir, Jakarta, Selatan pada Kamis (2/3/2017) siang, setelah disemayamkan di rumah duka di Bintaro Permai Raya, Kota Tangerang Selatan.

Dikutip dari Antaranews, pelatih renang Indonesia periode 1980 hingga 1990-an itu menjalani perawatan akibat diabetes sejak 2008.

Mantan atlet polo air Merah-Putih itu melahirkan putra dan putri yang juga menjadi atlet-atlet renang Indonesia seperti Elsa Manora Nasution, Elfira Rosa Nasution, Maya Masita Nasution, Kevin Rose Nasution, dan Mohammad Akbar Nasution.

Elsa Manora Nasution mewakili Indonesia pada Olimpiade Sydney 2000.

Radja Nasution © ist Radja Nasution

Elsa meraih medali perunggu pada nomor 100 meter gaya punggung putri dalam SEA Games 2003 di Hanoi, Vietnam.

Akbar Nasution merupakan atlet pencetak rekor nasional pada gaya bebas 400 meter dan 800 meter.

Akbar mengumpulkan tiga medali perak dan tiga medali perunggu dalam SEA Games sejak 2001.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PRSI Wisnu Wardhana mengatakan, Radja Nasution adalah sosok pelatih yang penuh dedikasi dan totalitas dalam bekerja.

"Meskipun saya belum pernah dilatih oleh beliau, sosoknya patut untuk dicontoh," kata Wisnu.(*)

Lainnya dari tribunnews.com

tribunnews.com
tribunnews.com
image beaconimage beaconimage beacon