Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

REKOR TEMU SEA Games: Indonesia - Filipina

logo Goal.com Goal.com 16/08/2017

Indonesia tak pernah kalah dalam tujuh pertemuan SEA Games menghadapi Filipina.

Pada pertandingan kedua Grup B SEA Games 2017, Indonesia akanmenghadapi Filipina di Stadion Shah Alam, Malaysia. Seperti aparekor pertemuan kedua tim? Berikut sejumlah catatan bersejarah yangkami himpun.

DOMINAN

Indonesia telah tujuh kali menghadapi Filipina sepanjang sejarahSEA Games. Sepanjang pertemuan itu, enam kali Indonesia mencatatkemenangan. Pertemuan pertama terjadi di Kuala Lumpur, 40 tahunsilam, yang menghasilkan skor imbang 1-1. Itu menjadi satu-satunyapertandingan ketika Indonesia kehilangan poin.

Kemenangan terbesar dicetak Indonesia pada SEA Games 1989, jugaterjadi di Kuala Lumpur, dengan skor 5-1. Gol-gol Indonesiadiborong oleh Hanafing (dua gol), I Made Pasek Wijaya, RickyYacobi, dan Mustaqim.

KUALA LUMPUR

Termasuk penyelenggaraan tahun ini, ibukota Malaysia ini menjaditempat terbanyak terjadinya pertemuan Indonesia dan Filipina, yaitutiga kali. Kedua negara dua kali pernah bertemu di Singapura danManila. Satu pertemuan sisanya terjadi di Jakarta, 1997 lalu.

BUKAN NEGARA SEPAKBOLA

Sepakbola bukanlah olahraga populer di Filipina. Bukan hal yanganeh apabila dalam sejumlah penyelenggaraan SEA Games mereka tidakmengirimkan kontingen ke cabang sepakbola. Dari sembilan kalipenyelenggaraan sejak 2001, Filipina hanya empat kaliberpartisipasi, yaitu pada 2005 (tuan rumah), 2011, 2015, dan2017.

Kepastian partisipasi mereka pernah menimbulkan kebingungan saatundian grup SEA Games 2013 di Myanmar. Nama Filipina masih munculketika undian dilangsungkan, padahal sebelumnya sudah beredar kabarmereka tidak mengirimkan tim berpartisipasi di cabang sepakbolaputra. Hasil undian tetap dikirimkan secara resmi ke asosiasisepakbola Filipina. Barulah beberapa jam kemudian panitiapenyelenggara secara resmi menerima pernyataan mundur dari timFilipina.

© 2017 Goal.com

REUNI MARLON MARO

Indonesia bukan lawan yang asing bagi pelatih Filipina berusia52 tahun itu. Maro adalah anggota skuat The Azkals yang menghadapiMerah-Putih pada pertemuan bersejarah SEA Games 1991. Filipinamampu menyulitkan Indonesia berkat dukungan hampir 20 ribu penontonyang memadati Stadion Rizal Memorial.

Filipina unggul 1-0 saat turun minum, tetapi Indonesia mampumembalikkan keadaan di babak kedua. Eksekusi penalti kapten FerrylHattu, setelah pelanggaran yang dilakukan Judy Saluria, menyamakankedudukan. Kemenangan direngkuh Indonesia berkat gol Rochy Putiray,lima menit sebelum bubaran.

Dua tahun kemudian, Maro dipercaya menjadi kapten Filipina.Mereka kembali bertemu dengan Indonesia. Namun, hasil pertandingantidak berubah. Filipina kembali takluk 3-1.

EVAN DIMAS

Pertemuan terakhir Indonesia dan Filipina tercipta di Singapura,dua tahun lalu. Bertanding di Stadion Jalan Besar, Evan Dimasmenjadi aktor kemenangan Indonesia berkat dua gol cepat pada menitkeempat dan ke-13.

Pertemuan itu merupakan yang pertama terjadi sejak 1997. Artinyapula, Evan tercatat sebagai satu-satunya pemain Indonesia yangmampu membobol gawang Filipina sejak 2001 -- ketika cabang inihanya mempertandingkan pemain berusia di bawah 23 tahun.

Kala itu, pujian disematkan Maro kepada Evan. "Evan bermainsangat bagus. Selain mencetak dua gol, pergerakan dan umpannyasering membahayakan gawang kami," tukas sang pelatih.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon