Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Richarlison, Sang Wonderkid Di Balik Kejutan Watford

logo Goal.com Goal.com 24/10/2017

Dampak instan telah ditimbulkan penyerang muda Brasil ini berkat performa elektrik dan gol-golnya di menit terakhir.

Marco Silva memiliki permata di tangannya. Richarlison langsung memenangkan hati para pendukung Watfordmeski baru tiba di Vicarage Road dari Fluminense senilai £11,2 jutapada Agustus lalu.

© 2017 Goal.com

Richarlison belum pernah tampil membela timnas Brasil. Namunmelihat performa impresifnya di awal musim ini bersama The Hornets,penyerang 20 tahun ini sepertinya tinggal menunggu waktu untuksegera bergabung dengan Neymar dkk.

Biasanya, talenta muda asal Amerika Selatan membutuhkan waktulama untuk beradaptasi dengan sepakbola Inggris. Namun Richarlisonseperti sudah menemukan rumahnya di Watford meski faktor bahasamasih menjadi kendala. Kompatriotnya di Watford, kiper HeurelhoGomes, telah mengambil peran sebagai penerjemah sekaligus mentorbagi sang youngster.

Richarlison lahir sebagai anak sulung dari lima bersaudara danberasal keluarga kalangan kelas bawah di Nova Venecia, Brasil.Ayahnya adalah tukang batu, sedangkan ibunya tukang bersih-bersih.Dalam kondisi seperti ini, seperti kebanyakan pemuda lain dinegaranya, ia menggunakan sepakbola sebagai jalan keluar darikemiskinan.

Di masa muda, ia sudah harus mencari uang sendiri demimemperbaiki kondisi ekonomi keluarganya. Ia pernah bekerja paruhwaktu sebagai penjual es krim di daerahnya. Namun tidak butuh waktulama bagi Richarlison untuk mewujudkan mimpinya sebagaipesepakbola.

Agen super Renato Velasco tertarik dengannya dan Richarlison punberhasil menyepakati kontrak profesional pertamanya bersama AmericaMineiro pada 2014. Pengalamannya bersama America Mineiro membuatnyasiap untuk menghadapi kerasnya persaingan di dunia sepakbola.

Terbukti, di usia 18 tahun, ia sudah melakukan transfer besarpertamanya dengan pindah ke klub raksasa Brasil Fluminense lewatbanderol £2 juta pada 2016. Bersama Fluminense, namanya kianmelambung. Ia mencetak gol debutnya saat menghadapi rival lokalFlamengo dan terus mendapat sorotan di Brasil berkat koleksi 19 goldari 67 laga.

Performanya ini tentu masuk dalam radar tim-tim Eropa. Kini,dengan tiga gol dari tujuh penampilan starter bersama Watford,reputasi Richarlison sebagai wonderkid Brasil pun semakin kuat.Jika performanya terus menanjak, Watford barangkali hanya akansanggup menahan Richarlison untuk waktu yang tidak lama sebabklub-klub raksasa sudah pasti mengintainya.

Untuk sementara Watford bisa sedikit tenang karena Richarlisonmengaku tidak akan pindah dalam waktu dekat. “Berada di Inggris,bersama klub sebesar Watford, adalah impian yang menjadi kenyataan.Saya sudah mendambakannya sejak kecil, saya selalu ingin untukbermain di Liga Primer, yang merupakan salah satu liga terbaik didunia,” ujarnya kepada Goal UK.

“Tuhan telah mengatur segalanya dengan sempurna untuk saya.Ketika ada tawaran dari Inggris, saya tidak berpikir dua kalikarena itu selalu menjadi tujuan profesional saya. Saya inginmengukir sejarah di Watford dan mencetak banyak gol,” serunya.

Dari tiga gol yang telah dikoleksinya, dua di antaranya terjadidi masa injury time dalam partai tandang melawan Swansea City danWest Bromwich Albon. Berkat dua golnya itu, Richarlisonmenghadirkan empat poin ekstra untuk Watford, yang kini menyodokenam besar klasemen Liga Primer.

Bermain di sektor kiri, Richarlison memiliki atribut mumpunisebagai penyerang sayap: postur tubuh ideal untuk berduel fisik,gemar melakukan tusukan ke dalam (cutting inside), dan tidaksungkan melepaskan tembakan jarak jauh. Ia mampu membangun kerjasama apik di lini depan bersama Andre Gray sembari membuat kaptentim Troy Deeney tersisih dari Starting XI.

Lantas, apa yang dilakukan Ricarlison di luar sepakbola? Serialtelevisi Prison Break dan musik funk Brasil menjadi favoritnya.Namun saat ini ia ingin fokus meningkatkan kemampuan bahasaInggrisnya agar bisa lebih berbaur dengan lingkungannya yang baru.Fans Watford bahkan telah memberinya chant khusus untuknya dengannada lagu La Bamba yang berbunyi “Richarlison, Richarlison, heplays for Watford in Silva's army!"

“Fans di sini sungguh luar biasa. Saya ingin mempelajari laguitu untuk menyanyi bersama-sama dengan mereka. Dukungan merekamembuat saya semakin termotivasi untuk bermain lebih baik. Sayasangat terkejut dengan sambutan mereka. Saya tidak punya kata-katayang tepat untuk mendeskripsikannya,” katanya.

Fans Watford tentu saja akan dengan senang hati kembalimenyanyikan lagu itu pada Sabtu (28/10) mendatang saat menjamuStoke City demi memberikan suntikan moral kepada salah satu pemudapaling menjanjikan di Liga Primer musim ini.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon