Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Ronaldo, Messi, & 20 Pemain Top Dalam Satu Dekade Terakhir

logo Goal.com Goal.com 16/11/2017

Superstar mana yang mengumpulkan suara paling banyak sejak Goal 50 dimulai pada 2008 lalu?

Cristiano Ronaldo baru saja mengambil alih posisi puncak dariGoal 50 edisi kesepuluh, yang sudah merilis daftar pemain terbaiktahunan sejak 2008.

Ini merupakan kemenangan kelima untuk bintang Real Madrid itu,yang sebelumnya setara dengan Lionel Messi (empat), tapi benarkanpemain Portugal itu merupakan penampil paling konsisten dalamsedekade terakhir?

Di bawah ini, Goal merilis daftar pemain yang meraih suarapaling banyak sejak kami menggelar polling editor dan korespondendari 37 edisi di seluruh dunia ...

Gonzalo Higuain telah muncul di Goal 50 lima kali dan untuk tigaklub yang berbeda: Real Madrid, Napoli, dan sekarang Juventus.

Performa terbaik pemain Argentina ini tiba di 2016, ketika inifinis di tempat kesembilan, setelah memecah rekor gol semusim diSerie A. Ia mencetak 36 gol untuk Partenopei.

Walau sudah pensiun di akhir musim lalu, Philipp Lahm menembus20 besar berkat lima penampilan di Goal 50.

Bek saya serbabisa ini dipindah jadi gelandang bertahan oleh PepGuardiola di pengujung kariernya. Tampil gemilang, ia finis ditempat keempat pada 2014, setelah membawa Jerman juara Piala Duniadi Brasil.

Dani Alves boleh saja sudah berusia 34 tahun, tapi bek kananBrasil ini sudah mencatatkan enam penampilan di Goal 50. Setelahmencetak dua gelar domestik bersama Juventus, ia tampil impresif diawal kontrak bersama Paris Saint-Germain.

Tentu saja, pria Brasil ini menampilkan performa terbaik diBarcelona dan finis di tempat keenam pada 2009 berkat peranbesarnya yang membawa Barca meraih treble.

Pria yang dipuja karena telah melakukan revolusi terhadap perankiper, yang sekaligus menjadi sweeper. Neuer telah tampil enam kalidalam Goal 50.

Walau tahun ini kariernya terganggu karena cedera parah, iatetap menembus Goal 50 edisi 2017, finis di tempat ke-33, namunpencapaian terbaiknya terjadi pada dua tahun lalu, ketika ia finisdi tempat ke-15.

Setelah kembali ke klub masa kecilnya, Everton, hari-hariterbaik Wayne Rooney kian mendekati akhir - namun striker 32 tahunitu tetap masuk pertimbangkan karena lima penampilan di Goal50.

Jelas, superstar Inggris dan Manchester United ini finis ditempat ke-19 pada 2009, setelah membawa Red Devils menjuara LigaPrimer Inggris dan lolos ke final Liga Champions.

Gianluigi Buffon sudah mengekspresikan intensinya untuk pensiundi akhir musim, menutup karier gemerlapnya.

Meski begitu, ikon penjaga gawang ini masih bermain di ataslevel rata-rata, seiring dirinya finis sebagai runner-up Goal 50edisi tahun ini - pencapaian terbaiknya.

Tak ada ruang untuk Sergio Aguero dalam Goal 50 kali ini, tapistriker Argentina itu sudah mencatatkan lima penampilan.

Jelas, bintang Manchester City ini pernah menembus sepuluhbesar, walau itu terjadi pada 2008, ketika ia masih menjadi bocahberusia 20 tahun yang bermain untuk Atletico Madrid.

Gareth Bale tak mendapatkan satu pun suara pada Goal 50 edisiini, tapi ketika sudah sehat sepenuhnya, bintang Wales ini sangatmenakutkan.

Ia sudah mencatatkan lima penampilan dalam Goal 50, denganperforma terkininya datang tahun lalu, ketika ia finis di tempatkeenam seiring Wales lolos ke semi-final Euro 2016.

Salah satu gelandang paling dominan dalam satu dekade terakhir,Artoro Vidal telah memenangkan gelar domestik di Italia dan Jerman,bersama Juventus dan Bayern Munich, begitu pula dua trofi CopaAmerica.

Pemain berusia 30 tahun ini gagal lolos ke Goal 50 tahun ini,tapi dua tahun lalu, ia mampu finis di tempat ketujuh.

Suara untuk Arjen Robben sangat menurun dalam 12 bulan terakhirdan ini berujung pencoretannya dari Goal 50 tahun ini. Namun, iamenembus lima edisi sebelumnya.

Bintang Belanda ini membawa Bayern Munich juara Liga Champions2013 tapi, menurut voters, ia berada di performa terbaik pada tahunsetelahnya - ketika ia mendorong Belanda ke tempat ketiga PialaDunia.

Thomas Muller mengalami penurunan dramatis dalam 18 bulanterakhir, tapi pemain 28 tahun itu masih mengamankan tempat disepuluh besar karena kesuksesannya di Bayern Munich dan Jermandalam beberapa tahun sebelumnya.

Tentu, striker Jerman itu tampil lima kali di Goal 50 di antaraedisi 2010 dan 2016, dengan ranking tertingginya di tempat keempat,pada 2013, setelah ia membawa Bavarians meraih treble.

Sementara beberapa rekan setim Robert Lewandowski kesulitan diera Carlo Ancelotti, bintang Polandia ini tetap subur sepertibiasanya.

Walau striker ini gagal melampaui delapan besar, Lewandowskimasih finis di tempat kesembilan. Ia sudah menjadi bagian dari Goal50 pada enam edisi terakhir.

Kedisiplinan Sergio Ramos memang sering jadi kendala, tapi takada yang meragukan nalar pewaktuannya, di kedua sisi lapangan.

Bek tengah yang suka mencetak gol ini sudah tampil dalam tujuhedisi Goal 50 dan tahun ini finis di tempat kelima, setelah membawaMadrid juara La Liga Spanyol dan Liga Champions.

Fans Barcelona tentu sangat kecewa ketika sang bintang pindah keParis Saint-Germain, mengingat striker Brasil itu sudah membuktikandirinya sebagai salah satu pemain terbaik dunia.

Terbukti, ia tampil tujuh kali dalam Goal 50 untuk Santos,Barca, dan kini PSG. Ia bahkan finis di tempat keempat pada 2015,setelah bekerja sama dengan Lionel Messi dan Luis Suarez untukmencetak treble.

Xavi sekarang bermain di Qatar bersama Al Sadd dan tak tampil diGoal 50 sejak 2012.

Terlepas dari fakta itu, legenda Barcelona itu finis di tempatkeenam ranking secara keseluruhan karena ia tak pernah absen dalamtujuh besar pada periode 2008 dan 2012. ia bahkan meraih tempatketiga tiga kali beruntun.

Salah satu pencetak gol tersubur di era modern, Luis Suareztampil dalam enam dari tujuh edisi terakhir Goal 50.

Pria ini, yang nyaris membawa Liverpool juara Liga PrimerInggris 2014, boleh saja terpeleset ke peringkat 20 tahun ini -namun ia jadi runner-up dalam edisi 12 bulan lalu.

Andres Iniesta mungkin terlupakan dalam Goal 50 edisi ini, tapipenyihir 33 tahun itu selalu menembus delapan edisi sebelumnya.

Legenda Barcelona itu bahkan finis di tempat kedua pada 2009,setelah membawa klubnya meraih treble, kemudian ia mendudukiperingkat keempat di 2011 dan 2012.

Tentu saja, Zlatan Ibrahimovic bakal jadi orang pertama yangmengatakan pada Anda bahwa ia merupakan pemain terbaik dunia dalamsatu dekade terakhir, tapi hal itu disahihkan oleh suara Goal50.

Striker Swedia itu selalu tampil dalam setiap edisi, kecualisatu edisi, tak pernah finis di luar top 25, menembus top 10 tigakali, dan finis kelima di 2009.

Pencetak gol terbaik di sepakbola, Cristiano Ronaldo adalahteladan konsistensi lebih dari satu dekade terakhir. Baik bersamaManchester United, Real Madrid, dan Portugal.

Superstar 32 tahun ini, yang mampu membawa timnya meraih tigatrofi Liga Champions dalam empat tahun, dan membawa negaranya juaraEuro 2016, selalu tampil dalam setiap edisi.

Ronaldo hanya finis di luar empat besar satu kali (2010) dantelah memenangkan penghargaan ini lima kali, sukses mempertahankanprestasinya tahun ini.

Berada di posisi keempat dalam dua tahun terakhir, hebatnya,Lionel Messi jadi pemuncak Goal 50 sepanjang masa.

Congratulations Lionel Messi, Goal 50 2015 winner! © 2017 Goal.com Congratulations Lionel Messi, Goal 50 2015 winner!

Sebelum tahun lalu, pesepakbola terbaik sepanjang masa ini takpernah absen di puncak - total memenangkan penghargaan ini empatkali.

Konsistensinya memang luar biasa. Secara mengejutkan, ia mampumeraih 488 suara dari 500 suara potensial, seandainya semua votersdalam sepuluh edisi terakhir digabungkan.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon