Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Rossi Terancam Gagal Raih Juara ke-10

logo tribunnews.com tribunnews.com 18/06/2017 Muhammad Barir

Valentino Rossi pernah berada di posisi puncak klasemen sementara setelah selesai tiga seri balapan awal musim ini.

Pada saat itu, meski belum pernah menang, Rossi memiliki harapan besar untuk bisa sukses merebut gelar juara yang Ke-10 di akhir musim nanti.

Namun, situasi segera berbalik, setelah melihat hasil balapan Rossi dalam tiga seri terakhir, harapan itu memudar. Dalam tujuh seri balapan yang sudah digelar, pebalap berjuluk "The Doctor" itu belum pernah merasakan kemenangan.

Dia bahkan gagal finis pada balapan yang nyaris dia menangkan di Prancis, kemudian dalam kondisi fisik yang masih cedera usai kecelakaan saat latihan motokros, Rossi merasakan hasil yang kurang memuaskan. Gagal naik podium pada balapan di Italia dan hanya finis Kedelapan di Catalan.

Padahal, pada awal musim, performa Rossi cukup menjanjikan dibanding rival-rivalnya, meski dengan hanya meraih podium Ketiga di Qatar dan Kedua pada seri Argentina dan Amerika, Rossi sudah bisa bertengger di puncak klasemen.

Tiga hasil balapan terakhir menegaskan nasib Rossi dalam perburuan juara yang Ke-10 kali musim ini menjadi tidak pasti. Rossi tertinggal 28 poin dari Maverick Vinales, rekan setim yang telah tiga kali meraih kemenangan dalam tujuh seri balapan yang sudah digelar.

Pertanyaannya, apakah peluang Rossi merebut gelar juara yang Ke-10 itu telah berakhir? Tentu saja, ini pertanyaan yang masih terlalu dini. Mengingat masih ada 11 seri balapan lagi. Segala sesuatu bisa saja terjadi dalam balapan yang akan digelar di Belanda hingga seri pamungkan di Valencia.

Dilansir Motorsport, prestasi Rossi saat ini yang hanya meraih  tiga podium di tiga balapan pertama dan tidak ada podium lagi setelah itu menjadi tanda-tanda yang suram di awal musim. Sepertinya, Rossi butuh keajaiban jika dia mampu memenangkan gelar juara dunia yang ke-10.

Situasi ini lebih buruk dari musim 2016 lalu. Dalam tujuh seri pertama, Rossi sudah merasakan dua kali kemenangan, total ada empat podium yang dia raih.

Bahkan, kalau dibandingkan dengan musim 2015, hasilnya sangat jauh berbeda. Pada musim 2015, Rossi selalu finis di atas podium, dua di antaranya meraih kemenangan.

Pada musim 2014, meski tak pernah merasakan kemenangan dalam tujuh seri pertama, Rossi berhasil naik podium lima kali.  Lebih banyak dari tahun ini yang hanya tiga podium.

Musim ini tidak terlalu jauh berbeda dengan prestasi Rossi pada musim 2013, atau musim pertama Rossi kembali ke Yamaha setelah hijrah dari Ducati. Meski hanya dua kali naik podium dalam tujuh seri pembuka, pada musim 2013 itu masih ada hal yang lebih baik dari musim ini yaitu Rossi merasakan kemenangan pada balapan seri Ketujuh.

Perjuangan Rossi merebut gelar juara dunia yang Ke-10 tampaknya tidak mudah. Itu terlihat sejak digelar balapan MotoGP Italia lalu.  Apalagi, sirkuit Mugello memiliki catatan angka unik yang terkait erat dengan prestasi Rossi.

Di sana, Rossi pernah merasakan kemenangan di semua kelas sebanyak 9 kali. Sama persis dengan jumlah gelar juara yang pernah diraih Rossi sepanjang kariernya di semua kelas.

Rossi menang sekali di kelas 125cc, dia juga juara sekali di kelas itu. Kemudian menang sekali di kelas 250cc, secara kebetulan, Rossi juga juara sekali di kelas 250cc.

Bahkan, di kelas MotoGP jumlah kemenangan Rossi di Mugello ada tujuh, sama seperti jumlah juara yang diraih Rossi di kelas paling elite yang sama-sama totalnya ada tujuh. Sehingga sejauh ini jumlah kemenangan Rossi di Mugello ini menjadi gambaran persis jumlah gelar juara Rossi di balapan MotoGP.

Valentino Rossi nyusruk saat berduel dengan Maverick Vinales di MotoGP Prancis, Minggu (21/5/2017) © superball.id Valentino Rossi nyusruk saat berduel dengan Maverick Vinales di MotoGP Prancis, Minggu (21/5/2017)

Ternyata, balapan di Mugello lalu, Rossi gagal jadi pemenang. Dia hanya finis Keempat, hasil yang disesali Rossi karena tak bisa naik podium di depan ribuan penggemar di kandangnya.

Apakah hasil di Mugello itu menjadi tanda peluang Rossi untuk juara musim ini telah sirna? Kita tidak tahu. Saat ini masih terlalu dini untuk memprediksi. Pasalnya, tingkat persaingan balapan musim ini sangat tidak menentu. Persaingan balapan dan persaingan juara sejauh ini masih sulit diprediksi.

Lainnya dari tribunnews.com

tribunnews.com
tribunnews.com
image beaconimage beaconimage beacon