Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

SEA Games 2017 Usai, Perenang Peraih Emas Ini Belum Dapat Honor

logo Tempo.co Tempo.co 12/09/2017 Tempo.co

Peraih medali emas SEA Games 2017 dari cabang renang, Gagarin Nathaniel Yus, mengaku dirinya memiliki nasib yang sama seperti peraih medali emas dari cabang tolak peluru putri, Eka Febri Ekawati. Gagarin mengatakan bahwa pemerintah belum menerima honor atlet selama tiga bulan terakhir.

"Saat ini masih kerap gaji perbulannya masih mogok, fasilitas kurang memadai," ujarnya saat ditemui Tempo di kawasan Senayan, Senin, 11 September 2017.

Dia mengatakan persoalan honor itu merupakan satu dari sekian banyak masalah yang harus lebih diperhatikan pemerintah dalam mengembangkan olahraga khususnya renang di Indonesia. Dia menilai sejauh ini perhatian pemerintah masih belum maksimal.

Masalah lainnya adalah soal kurangnya sarana dan pra sarana pendukung. Ia mencontohkan di cabang renang nomor 50 meter. Secara teknik, untuk start yang bagus, nomor ini cenderung membutuhkan power yang kuat dengan sokongan badan yang lebih besar. Namun hal ini kadang terkendala tak adanya pengawas atau dokter yang secara khusus mengkaji persoalan ini dengan atlet.

Permasalahan nutrisi yang kurang memadai juga menjadi masalah lain yang dihadapi atlet Indonesia. Padahal masalah asupan ke tubuh itu menjadi salah satu faktor yang sangat penting babgi atlet untuk berprestasi.

foto © Copyright (c) 2016 TEMPO.CO foto

"Untuk suplemen-suplemen itu kami gak dapat, tetap harus kami beli sendiri," kata pemuda berusia 22 tahun itu.

Jika terus dibiarkan, peraih medali emas nomor 100 meter gaya dada putra itu khawatir perkembangan cabang renang di Indonesia akan terhambat. Padahal, ia menilai cabang renang memiliki peluang cukup bagus dengan banyaknya talenta muda yang mulai bermunculan.

Di SEA Games 2017 di Malaysia kemarin, cabang renang menyumbang empat medali emas, 12 perak, dan 15 perunggu. Capaian ini melebihi target Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PBRSI), yang hanya menargetkan tiga emas.

EGI ADYATAMA

Lainnya dari Tempo.co

image beaconimage beaconimage beacon