Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Singa Mania Minta Sriwijaya Rekrut Paolo Sitanggang

logo Liputan 6 Liputan 6 31/12/2016
Paulo Oktavianus Sitanggang © Paulo Oktavianus Sitanggang (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah) Paulo Oktavianus Sitanggang

Liputan6.com, Palembang - Manajemen Sriwijaya FC masih terus mencari-cari kerangka tim musim depan. Jajaran manajemen membuka diri dengan mendengar masukkan dari arus bawah dalam hal ini suporter dan pecinta Laskar Wong Kito terkait perekrutan pemain musim 2017.

Suporter Singa Mania, tak mau tertinggal menyumbang masukan untuk manajemen dalam merekrut pemain musim depan. Ketua Singa Mania Ariyadi Eko Noeri, Sabtu (31/12/2016) mengatakan, persaingan di musim depan pastinya akan lebih ketat. Pemain inti dan pelapis harus punya kualitas sepadan.

Lini tengah salah satunya, Sriwijaya butuh pemain muda yang punya kemampuan dalam mengatur serangan. Sang kreator lini tengah SFC ini harus punya kemampuan dalam mengatur tempo permainan. Di Indonesia, salah satu pemain lokal masih muda dengan kualitas itu seperti Evan Dimas dan Paulo Sitanggang.

Evan Dimas dari Bhayangkara FC takkan bisa dibajak mengingat pemain tersebut sudah menjadi ikon sepakbola Surabaya. Dia pun sudah memastikan akan tetap membela Bhayangkara FC musim depan.

"Pemain muda seperti Paulo Sitanggang baik untuk mengisi lini tengah SFC musim depan," kata pria yang kerap disapa Dugong ini.

Paulo Sitanggang merupakan salah satu kreator Timnas U-19 di era kepelatihan Indra Sjafrie. Dengan pergerakannya yang mobile, Paulo kerapkali menjadi ancaman pertahanan lawan.

Pemain berusia 21 tahun ini juga cukup pandai dalam mencari posisi. Dia juga punya skill yang memumpuni sebagai seorang gelandang pengatur serangan.

Masih segar dibenak suporter dan pecinta Laskar Wong Kito, bagaimana pemain kelahiran 17 Oktober 1995 mengobrak-abrik lini tengah SFC kala bentrok di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Senin (28/11) lalu.

Kala itu, didepan ribuan pendukung sendiri, Laskar Wong Kito hanya bisa bermain imbang 2-2. Satu dari dua gol, Barito dicetak Paulo Sitanggang menit ke-4. Dua gelandang jangkar, Hapit Ibrahim dan Jufrianto benar-benar dibuat mati kutu oleh pemain yang masih sangat muda ini.

Kepandaiannya dalam mencari posisi serta pergerakannya yang mobile kala itu, salah satu yang membuat dua gelandang jangkar Laskar Wong Kito keteteran. Wajar bila kemudian, nama Paulo dianggap layak membela Sriwijaya musim depan.

"Saya rasa dia (Paulo) pantas bela SFC musim depan,mungkin itu masukan dari kami karena SFC saat ini membutuhkan sosok playmaker," ucapnya.

(Indra Pratesta)

LAINNYA DARI LIPUTAN 6

image beaconimage beaconimage beacon